Peristiwa Unik Saat Salat Ied di Kampus UMMI
Momen tak biasa terjadi dalam pelaksanaan salat Ied dalam rangka perayaan Idul Fitri 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Jumat (20/3/2026). Para jemaah beramai-ramai menyoraki Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dengan sebutan “pembohong” saat memberikan sambutan. Kekesalan jemaah dilatarbelakangi karena Ayep Zaki tidak memberikan izin pelaksanaan salat Ied yang seharusnya digelar di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi oleh Pemerintah Kota Sukabumi.
Adapun alasannya lantaran pelaksanaan salat Ied Muhammadiyah dan pemerintah berbeda. Ayep Zaki berdalih hanya mengikuti penetapan pemerintah melalui Kementerian Agama tentang 1 Syawal 1447 hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi, sesuai dengan pengumuman resmi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, akan menyelenggarakan salat Idul Fitri pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
Mengakui salah, Ayep Zaki dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf. Ia berjanji kejadian serupa tidak akan terulang lagi di kemudian hari. “Mohon maaf apabila kebijakan Wali Kota, saya, Ayep Zaki, kurang berkenan. Sekali lagi mohon maaf dan saya selaku Wali Kota senantiasa akan merangkul seluruh komponen warga Kota Sukabumi.”
Di sisi lain, Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sukabumi, Rozak Daud mengungkit janji Ayep Zaki saat kampanye. Kala itu, di hadapan warga Muhammadiyah, Ayep Zaki berjanji akan mendukung kegiatan keagamaan. Namun nyatanya, janji tersebut tidak ditepati sehingga disoraki sebagai pembohong. “Bahwa ucapan dalam pidato di hadapan warga Muhammadiyah sama dengan ucapannya di debat Pilkada saat mencalonkan, bahwa akan mendukung semua kegiatan keagamaan karena perbedaan,” ujar Rozak Daud.
Profil Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki
Ayep Zaki lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 10 Desember 1965 silam. Ia kini telah berusia 60 tahun. Ayep Zaki anak pasangan Hulaimi Khamami dan Ii Sholihat berasal dari keluarga sederhana. Kehidupan yang keras menempa mentalnya. Ia mengawali usaha di bidang pembuatan tempe tradisional. Perjuangan kerasnya membuahkan hasil dengan memiliki 77 cabang tempat pengolahan tempe.
Tidak berhenti di situ, Ayep Zaki juga serius dalam menempuh pendidikan. Ia merupakan lulusan Politeknik Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah sukses dengan tempe, dirinya lalu mendirikan PT Alpindo, sebuah pabrik baja di Sukabumi. Selain itu, ia aktif mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendirikan koperasi dan yayasan untuk pemberdayaan masyarakat.
Dari Caleg Gagal, Jadi Pemimpin Daerah
Ayep Zaki mulai tampil di panggung politik dengan bergabung Partai NasDem. Ia memantapkan diri maju ke Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI pada 2024 lalu. Namun, usahanya harus menemui jalan buntu gagal menjadi caleg karena kurang suara. Tidak menyerah, Ayep Zaki lalu melanjutkan perjuangan politiknya dengan maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi di tahun yang sama. Dia menggandeng Bobby Maulana untuk membentuk Koalisi Sukabumi Maju (KSM), yang terdiri dari Partai NasDem, PDIP, PPP, PAN, dan Hanura.
Keduanya bersaing dengan pasangan Achmad Fahmi-Dida Sembada dan Mohamad Muraz-Andri Hamami. Pada akhirnya, Ayep Zaki-Bobby Maulana menang. Berikut rincian lengkap perolehan suara Pilkada Sukabumi 2024:
- Paslon 1: Achmad Fahmi-Dida Sembada memperoleh 50.942 suara.
- Paslon 2: Ayep Zaki-Bobby Maulana memperoleh 78.257 suara.
- Paslon 3: Mohamad Muraz-Andri Hamami memperoleh 45.103 suara.
Harta Kekayaan Ayep Zaki
Ayep Zaki memiliki harta kekayaan mencapai Rp.13.008.284.202. Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 19 Maret 2025. Berikut rincian lengkapnya:
Tanah dan Bangunan
- Tanah Seluas 5.145 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 771.750.000
- Tanah Seluas 1.726 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 431.500.000
- Tanah Seluas 618 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 123.600.000
- Tanah Seluas 2.029 M2 Di Kab / Kota Kota Banjarbaru , Hasil Sendiri Rp. 609.000.000
- Tanah Seluas 2.030 M2 Di Kab / Kota Kota Banjarbaru , Hasil Sendiri Rp. 608.700.000
- Tanah Seluas 2.030 M2 Di Kab / Kota Kota Banjarbaru , Hasil Sendiri Rp. 609.000.000
- Tanah Seluas 2.030 M2 Di Kab / Kota Kota Banjarbaru , Hasil Sendiri Rp. 609.000.000
- Bangunan Seluas 32 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri Rp. 900.000.000
- Tanah Seluas 1.119 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 111.900.000
- Tanah Seluas 1.312 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 98.400.000
- Tanah Seluas 4.000 M2 Di Kab / Kota Cianjur, Hasil Sendiri Rp. 100.000.000
- Tanah Seluas 800 M2 Di Kab / Kota Cianjur, Hasil Sendiri Rp. 20.000.000
- Tanah Seluas 1.500 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 225.000.000
- Tanah Seluas 900 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 180.000.000
- Tanah Seluas 858 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 171.600.000
- Tanah Seluas 1.625 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 243.750.000
- Tanah Seluas 3.137 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 470.550.000
- Tanah Seluas 940 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 188.000.000
- Tanah Seluas 642 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 128.400.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 70 M2/38 M2 Di Kab / Kota Kota Bekasi , Hasil Sendiri Rp. 600.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 63 M2/55 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 725.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 240 M2/242 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 5.000.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 852 M2/540 M2 Di Kab / Kota Sukabumi, Hasil Sendiri Rp. 511.200.000
Alat Transportasi dan Mesin
- Mobil, Merc Benz Gle250 D At (W166) Ckd Tahun 2016, Hasil Sendiri Rp. 308.401.372
- Mobil, Toyota Camry 2.5l Hybrid At Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp. 87.243.903
- Mobil, Merc Benz E 300 At (Ckd) Tahun 2012, Hasil Sendiri Rp. 148.094.743
- Motor, Honda Vario 160 Abs Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp. 18.108.234
- Mobil, Toyota All New Innova Zenix 2.0 Q Hv Cvt Tss Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp. 529.996.500
Harta Bergerak Lainnya
- Rp. 750.790.000
Surat Berharga
- Rp. 100.000.000
Kas Dan Setara Kas
- Rp. 1.577.810.415
Harta Lainnya
Sub Total Rp. 16.956.795.167
Utang Rp. 3.948.510.965
Total Harta Kekayaan (Ii-Iii) Rp. 13.008.284.202



