Gempa Sukabumi Hari Ini: Lindu M 5,7 Guncang Laut Selatan, BMKG Pastikan Aman Tsunami

by -38 views
by
Gempa Sukabumi Hari Ini: Lindu M 5,7 Guncang Laut Selatan, BMKG Pastikan Aman Tsunami

JABARMEDIA – Aktivitas lempeng tektonik di samudra selatan Jawa kembali menunjukkan pergerakan dinamis. Peristiwa gempa Sukabumi hari ini dengan kekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah perairan barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi (11/10/2026).

Pusat Gempa Dangkal Akibat Subduksi Lempeng

Berdasarkan data resmi hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa bumi tersebut terjadi tepat pada pukul 10.30 WIB. Episenter patahan tektonik ini terdeteksi berada pada koordinat peta 8,73 Lintang Selatan (LS) serta 106,47 Bujur Timur (BT).

Pusat getaran tanah dilaporkan berlokasi di area laut dengan jarak sekitar 193 kilometer arah barat daya dari bibir pantai Kabupaten Sukabumi. Lindu kali ini tergolong sebagai jenis gempa bumi dangkal karena memiliki kedalaman rambatan gelombang hanya sejauh 10 kilometer.

“Hasil pemodelan matematis tsunami menunjukkan bahwa peristiwa gempa bumi tektonik ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami di sepanjang pesisir. Jenisnya merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia,” jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Baca Juga:  Sekolah di Bogor olah jelantah jadi biodiesel

Daftar Wilayah Pesisir yang Merasakan Guncangan

Meskipun koordinat pusat gempa berada cukup jauh di tengah laut lepas, energi guncangan yang dihasilkan dilaporkan merembet nyata hingga ke wilayah daratan. Beberapa area pemukiman di sepanjang garis pantai selatan merasakan getaran dengan skala intensitas III MMI.

Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Surade, Cibitung, hingga Tegalbuleud mengaku terkejut lantaran merasakan getaran singkat. Efek rambatan gempa di dalam rumah tersebut digambarkan terasa nyata menyerupai getaran yang muncul saat ada kendaraan berat atau truk berkapasitas besar sedang melintas.

Salah seorang warga setempat menceritakan bahwa guncangan hanya berlangsung singkat sekitar dua detik. Namun cukup kuat untuk membuat perlengkapan gantung bergoyang. Hingga laporan berkala ini diterbitkan, pusat monitoring kebencanaan daerah belum menerima adanya laporan kerusakan fasilitas publik maupun korban jiwa.

Imbauan Menghindari Bangunan Retak Pasca Gempa

Tindak lanjut dari peristiwa gempa Sukabumi hari ini, BMKG memastikan akan terus memantau pergerakan seismograf. Guna mengantisipasi munculnya aktivitas gelombang susulan (aftershocks). Wilayah sabuk selatan Jawa Barat memang dikenal sebagai area pertemuan lempeng yang sangat aktif.

Baca Juga:  Sudah 13 Jam Berlalu, Kebakaran Di Pasar Leuwiliang Bogor Belum Padam

Masyarakat, terutama yang berada di area pesisir Pelabuhanratu dan sekitarnya. Diimbau untuk tetap tenang serta tidak mudah memercayai isu atau berita bohong yang beredar di media sosial. Warga disarankan untuk sementara waktu memeriksa kekokohan dinding rumah masing-masing dan menghindari berteduh di bawah bangunan yang mengalami keretakan struktural.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.

No More Posts Available.

No more pages to load.