JABARMEDIA – Komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan terus ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah di tatar Pasundan. Realisasi program perbaikan ruang kelas Subang kini dipastikan masuk ke dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur guna menghadirkan ruang belajar yang layak bagi para siswa.
Rehabilitasi Bertahap demi Pemerataan Fasilitas Sekolah
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menargetkan perbaikan komprehensif bagi 2.100 unit ruang kelas yang mengalami kerusakan di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Target ambisius ini dicanangkan agar dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir masa kepemimpinannya.
Langkah taktis penanganan fasilitas pendidikan ini sengaja digulirkan setiap tahun secara berkala. Skema tersebut diambil untuk memastikan keadilan sosial serta pemerataan akses infrastruktur dasar, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah pelosok kecamatan.
“Insya Allah, saya optimistis di kepemimpinan saya, karena memang di kepemimpinan saya 2.100 ruang kelas rusak harus selesai. Kami melakukan penanganan secara berkala disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Bupati Reynaldy di sela agenda peninjauan lapangan, Minggu (11/10/2026).
Rehab SDN Binakarya Tambakdahan Telan Anggaran Rp199,8 Juta
Salah satu bukti nyata komitmen tersebut terlihat saat peresmian rehabilitasi fasilitas belajar di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan. Pemerintah daerah mengucurkan alokasi khusus sebesar Rp199,8 juta yang bersumber penuh dari APBD Kabupaten Subang untuk mendanai perbaikan dua ruang kelas di SDN Binakarya.
Proyek pembenahan ruang belajar yang memakan waktu pelaksanaan selama 130 hari kalender tersebut ditinjau langsung oleh Bupati dalam rangkaian agenda Saba Desa ke-29. Kehadiran rombongan bupati disambut meriah oleh ratusan siswa, kepala sekolah se-Kecamatan Tambakdahan, serta pertunjukan seni tradisional sisingaan.
Kepala SDN Binakarya, Eri Lestari, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan fisik bangunan ini. Perbaikan struktur atap dan dinding bangunan yang sebelumnya lapuk kini dikonfirmasi telah selesai sepenuhnya. Siap digunakan kembali untuk menunjang kenyamanan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Sinergi Pembangunan Jalan Penghubung Desa
Selain fokus membenahi sektor pendidikan dasar, kunjungan kerja di Tambakdahan juga dimanfaatkan untuk meresmikan peningkatan akses konektivitas jalan penghubung. Pemkab Subang meresmikan rampungnya jalan beton rigid sepanjang 740 meter yang menghubungkan Desa Rancasari menuju Desa Mariuk.
Pembenahan jalur transportasi ini dinilai krusial karena merupakan rute utama mobilitas anak-anak sekolah. Serta jalur pengangkutan hasil bumi para petani lokal. Dengan terintegrasinya perbaikan sekolah dan akses jalan, pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Subang Utara diharapkan dapat melesat secara dinamis.








