Korban Banjir Garut Minta Sungai Cimanuk Diturap

by -808 views
by
Foto : tribunnews
Foto : tribunnews

Warga korban banjir bandang di wilayah perkotaan Kabupaten Garut meminta Pemerintah Kabupaten Garut segera memasang turap atau benteng di pinggiran Sungai Cimanuk. Turap tersebut diharapkan tak membuat banjir bandang yang terjadi Minggu (3/2), terulang lagi.

Seorang korban banjir di Kampung Sudikaindah, Kelurahan Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Cacih (41) mengatakan, bencana banjir bandang terjadi akibat luapan aliran anak Sungai Cimanuk yang tidak mengalir lancar ke Sungai Cimanuk.
“Ini karena anak Sungai Cimanuk yang tidak dibatasi benteng penghalang meluap. Akhirnya air meluap masuk ke perumahan warga. Harusnya anak sungainya juga dibatasi benteng,” kata Cacih saat ditemui, Selasa (5/2).
Jika anak sungai itu tidak dibatasi turap pada kedua sisinya, ucapnya, banjir bandang kemungkinan akan kembali terjadi pada tahun depan.
Korban banjir lainnya, Ayat (45) mengatakan, bencana banjir yang merendam ratusan rumah di Kelurahan Haurpanggung merupakan banjir terbesar dibanding banjir tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Ayat, penyebab banjir tersebut karena pembangunan turap di pinggir sungai yang tidak merata. Dia mengatakan banjir selalu melanda kawasan yang tidak memiliki turap pada pinggiran sungai.
“Cuma sungai utamanya yang dibenteng. Anak-anak sungainya belum. Sungai Cimanuk sudah dibenteng setelah banjir tahun 2012. Tapi sekarang banjir datang dari sungai kecil, makanya perlu dibenteng supaya tidak banjir lagi,” katanya.
Lurah Paminggir, Maman Faryaman, mengatakan, banjir baru terjadi di Kampung Cipeujeuh tahun ini. Dia menuturkan, pihaknya akan mengajukan pembangunan turap pembatas sungai pada Pemerintah Kabupaten Garut.(*)
Sumber : tribunnews
Baca Juga:  Rumah kebanjiran, Anggota DPR bolos rapat Panja

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.