
Keraguan banyak pihak Persib Bandung bakal meraih hasil kurang memuaskan di tanah Papua dijawab dengan hasil meyakinkan oleh Atep dkk. Maung Bandung berhasil meraih dua poin dari dua laga yang sudah dilakoni, yakni seri 2-2 saat menghadapi Persiram Raja Ampat dan 0-0 ketika berjumpa Persidafon Dafonsoro.
Keraguan pencinta sepak bola Jawa Barat terhadap Persib bukan tanpa alasan.Masalah transportasi yang berujung pada kelelahan pemain selama ini menjadi hal menakutkan tim tamu yang berlaga di Papua.Tim tamu selalu kesulitan meraih poin saat bertandang ke Papua.Apalagi,Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman sempat mengatakan bahwa anak asuhnya mengalami masalah dengan fisik karena perjalanan jauh.
Namun, skuad Maung Bandungmementahkan semua keraguan tersebut dengan membawa pulang dua poin ke Bandung. “Kami berhasil merealisasikan target dua poin di Papua,meski harus saya akui sangat sulit bermain di Papua.Kekompakan pemain dan kerja sama tim yang bagus menjadi kunci keberhasilan kami meraih dua poin di tanah Papua.
Saya bangga kepada para pemain yang tampil disiplin dan serius,” tutur pria yang akrab disapa Djanur ini. Pujian pantas disematkan kepada pemain belakang Persib yang tampil disiplin menjaga barisan pertahanan.Hujan serangan yang dilancarkan lini tengah dan depan Persidafon sejak menit awal babak pertama mampu dipatahkan pemain belakang Maung Bandung. Komunikasi Abanda Herman dan Naser al-Sebai terjalin baik.
Keduanya mampu saling menutup ruang ketika pos mereka mulai ditinggalkan.Rapinya barisan pertahanan Persib membuat lini depan Persidafon stres.Para juru gedor Persidafon seperti hilang akal untuk menembus pertahanan Persib. Stres para pemain Persidafon kian bertambah setelah kiper I Made Wirawan tampil gemilang.
Melalui aksi-aksinya yang cekatan,dia berhasil mematahkan beberapa peluang berbahaya Persidafon sehingga gawang Persib tidak kebobolan.Kerja keras I Made Wirawan menuai pujian dari pelatih dan rekan setimnya.Menurut I Made Wirawan,dia bermain lepas karena rekannya di lini pertahanan tampil bagus dan sangat disiplin. “Ketika rekan di barisan pertahanan mampu membendung laju pemain lawan,tentu seorang kiper akan merasa nyaman menjaga gawangnya.
Kondisi itulah yang membuat saya bermain lepas tanpa beban.Saya yakin mampu mematahkan setiap usaha pemain lawan untuk mencetak gol,” ujarnya. Saat meladeni Persidafon,Djadjang melakukan tiga pergantian pemain untuk menambah daya gedor serangan Persib.Pada menit ke-69,Djadjang melakukan pergantian dengan menarik Kenji Adachihara digantikan Atep.Enam menit kemudian,Asri Akbar masuk menggantikan Hariono.Sementara pada menit ke-85,Mbida Messi ditarik dan digantikan Airlangga Sutjipto. ● tomi ardyandry
Sumber : seputar-indonesia.com






