Persib Bandung Tembus Tiga Besar

by -5 views
Striker Persib Bandung Herman Dzumafo Epandi menjaga bola dari rebutan pemain Persepam Madura United (P-MU)
Striker Persib Bandung Herman Dzumafo Epandi menjaga bola dari rebutan pemain Persepam Madura United (P-MU)

Persib Bandung membuktikan bukan jago kandang. Julukan bersifat sindiran tersebut mampu dipatahkan Maung Bandung usai mengandaskan tuan rumah Persepam Madura United 3-1 di Stadion Gelora Bangkalan, tadi malam.

Kemenangan Persib atas Laskar Sape Kerap cukup berkesan karena mampu mendongkrak posisi Maung Bandung ke peringkat tiga klasemen Indonesia Super League (ISL) dengan mengumpulkan 33 poin. Kini Persib hanya terpaut satu poin dari peringkat dua, Arema Crounus dan selisih tujuh angka dari pemunca klasemen Persipura Jayapura.Tiga gol kemenangan Persib masing-masing dicetak oleh Naser Al Sebai menit 35, HermanDzumafoEpandimenit 39 dan Atep pada masa injury timebabak pertama.

Sebelumnya Persepam sempat unggul lebih dulu melalui tendangan keras Kristian Adelmund menit 23. Persib mengawali pertandingan dengan mencoba menguasai permainan. Namun, Maung Bandung justru sempat dibuat terhenyak setelah sempat tertinggal lebih dulu setelah gelandang Persepam asal Belanda, Kristian Adelmund membobol gawang I Made Wirawan menit 23. Setelah unggul, Persepam sempat menguasai pertandingan.

Namun, justru Persib yang berhasil bangkit dan mencetak tiga gol balasan. Naser Al Sebai membuat kedudukan sama kuat lewat gol sundulannya pada menit 35 memanfaatkan umpan sepak pojok Supardi Nasir. Empat menit kemudian, Herman Dzumafo Epandi membawa Maung Bandung unggul.

Penyerang asal Kamerun itu memanfaatkan umpan silang M Ridwan. Dengan cekatan Dzumafo berhasil memperdaya kiper Persepam, Alvonsius Kelvan. Persib berhasil memperbesar keunggulan di masa injury timelewat sundulan Atep. Skor 3-1 untuk Persib mengakhiri jalannya pertandingan pada babak pertama yang sempat diwarnai hukuman kartu kuning buat Abanda Herman setelah menjegal striker Persepam, Osas Saha.

Pada babak kedua, Sergio Van Dijk sempat memiliki beberapa kesempatan untuk membuat Persib memperlebar keunggulan. Pada menit 52 sundulan, Sergio nyaris menjebol gawang Persepam. Sayangnya sundulan kepala striker berusia 30 tahun ini masih membentur kepala salah seorang pemain Persepam yang membuat bola berubah arah. Selang dua menit kemudian, tendangan keras kaki Sergio dari luar kotak penalti bisa digagalkan kiper Alvonsius Kelvan.

Meski mampu menciptakan banyak peluang, namun skor 3-1 untuk keunggulan Persib ini, bertahan hingga peluit akhir. “Ini hasil yang tentu saja sangat menggembirakan buat kami. Seperti biasanya, saya ucapkan selamat kepada para pemain yang telah berjuang dengan keras dan memenangkan pertandingan, walaupun tadi kami sempat tertinggal lebih dulu,” tutur pelatih Djadjang Nurdjaman.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengaku sempat tegang ketika Persib dalam posisi tertinggal. “Tapi setelah gol Naser, sepertinya para pemain kembali tumbuh rasa percaya dirinya. Apalagi kemudian kami bisa tambah dua gol dan mempertahankan skor 3-1 sampai akhir,” ungkap Umuh.

Sementara itu, pelatih Persepam Daniel Roekito mengungkapkan, anak asuhnya kehilangan momentum ketika dalam posisi unggul. Pelatih yang sempat menangani Persib di musim 2010/2011 itu, mengaku sedikit menyayangkan gol-gol Persib yang menurutnya terjadi akibat kelengahan dalam melakukan penjagaan.

“Cukup disayangkan karena setelah unggul kami bisa lebih menguasai permainan. Tapi di satu sisi justru penjagaan terhadap pemain lawan malah jadi kendur, terutama ketika mengantisipasi bola-bolakrosing,” tandasDaniel. mohamad taufik

sumber+foto:koran-sindo.com