Harga Bawang di Jakarta Naik Seratus Persen

by -834 views
by

bawang-merah

Harga bawang di pasar-pasar tradisional mengalami kenaikan dua kali lipat. Kenaikan sejumlah harga sayur mayur ini disinyalir karena kebijakan pemerintah yang menghentikan impor sayur-mayur.

“Sudah sekitar seminggu ini naiknya. Semenjak pemerintah menghentikan import sayur,” ujar Edi Suwadi, seorang pedagang bawang di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2013).

Pedagang di Pasar Senen mematok harga Rp 50.000 per kilogram bawang merah maupun putih. Sebelumnya, harga bawang berkisar Rp 25.000 per kilogram. Di pasar tradisional Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, harga bawang bahkan mencapai Rp 65.000 untuk per kilogram.

Edi mengatakan, sejak pemerintah menghentikan kebijakan impor sayur-mayur dari beberapa negara, seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam pada minggu lalu, harga sayur-mayur tidak stabil, terutama bawang. Meski demikian, kata Edi, kenaikan harga bawang ini tidak berdampak pada menurunnya minat pembeli, bahkan cenderung meningkat. “Untuk pembeli malah meningkat. Mungkin takut keabisan, kan stoknya terbatas,” ujarnya.

Edi mengaku, dalam sehari, dagangannya dapat terjual sekitar 300 sampai 400 kilogram. Menurutnya, sebelum harga bawang naik, omset penjualannya berkisar Rp 5 juta sehari. Tetapi setelah harga naik, pria yang sudah 30 tahun berjualan bawang di Pasar Senen ini bisa meraup omset sebesar Rp 8 juta per harinya.

Baca Juga:  Bangunan SMA Negeri di Sukabumi ambruk

Selain bawang, beberapa jenis sayuran lain juga mengalami kenaikan harga meskipun tidak begitu besar. Cabai merah, contohnya, kini dijual dengan harga Rp 20.000 per kilogram atau naik Rp 2.000 dari harga sebelumnya, yakni Rp 18.000

Editor: Laksono Hari W
Sumber: megapolitan.kompas.com

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.