Dampak Corona, Pemkot Bogor Batasi Operasional Pasar Tradisional

by -39 views
corona di bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membatasi operasional pasar-pasar tradisional agar tidak beroperasi 24 jam penuh. Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bogor juga memilih tutup sementara untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease (COVID-19).

Data Pemkot Bogor, sudah ada lima pusat pembelanjaan di Kota Bogor yang mengonfirmasi tutup sementara waktu. Mal tersebut, yakni Botani Square, tutup mulai 26 Maret hingga 7 April 2020; kemudian Mal BTM, tutup mulai 28 Maret hingga 7 April; disusul Lippo Plaza Kebon Raya dan Lippo Plaza Ekalokasari yang tutup dari 27 Maret sampai 9 April 2020; dan Plaza Jambu Dua mulai 30 Maret hingga 8 April 2020.

“Mal lain menyusul. Jadi untuk mal, ketika seluruh tenant tutup, maka yang buka hanya supermarket dan apotek,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Jumat (27/3/2020).

Dedie mengapresiasi langkah mal-mal di Kota Bogor yang mengambil kebijakan strategis untuk menutup mal sementara waktu. Saat ini, pihaknya juga meminta kepada Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Bogor untuk mengatur operasional pasar.

Saat ini beberapa pasar di Kota Bogor beroperasi 24 jam, kondisi tersebut dikhawatirkan bisa menjadi salah satu sumber persebaran virus Corona. “Untuk pasar kami minta kepada PD Pasar untuk menerapkan pembatasan jam operasional,” katanya.

Sedikitnya ada sepuluh pasar yang akan disesuaikan jam operasionalnnya. Pasar Kebon Kembang hanya buka dari jam 10.00 – 16.00, Pasar Bogor Baru dan Pasar Sukasari buka pagi pukul 09.00-17.00; malam 22.00-06.00, Pasar Jambu Dua buka 14.00-20.00, Pasar Gunung Batu 07.00-16.00, Pasar Merdeka pagi pukul 07.00-12.00; malam 22.00-06.00, Pasar Depris buka 10.00-16.00, Pasar Tanah Baru buka 15.00-21.00, Pasar Pada Suka buka 05.00-11.00, dan Pasar Plaza Bogor 10.00-17 lalu khusus Yogya buka 10.00-19.00.

(Sindonews)