Sudah 2 Tahun Pimpin Kota Bandung, Ini Kata Ridwan Kamil

by -3 views

ridwan-kamilRidwan Kamil dan Oded M Danial akan genap menginjak dua tahun masa kepemimpinannya di Kota Bandung. Di tahun keduanya ini, Emil sapaan akrab Ridwan Kamil megatakan jika Kota Bandung masih memiliki masalah yang belum terselesaikan. Yang paling utama adalah masalah kemacetan.

“Yang belum itu masalah transportasi. Kami belum bisa mengeksekusi program monorel karena mahal dan prosesnya lama,” kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Rabu, 9 September 2015 dikutip dari laman Tempo.

Menurut Emil, untuk mengatasi kemacetan salah satunya adalah dengan menambah jumlah transportasi umum. Selain itu, Pemkot juga akan terus berupaya menertibkan delapan titik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sejumlah jalan protokol. Ternyata, upaya tersebut masih belum bisa mengentaskan kemacetan.

“Menertibkan PKL memang mengurangi kemacetan tapi tidak sesignifikan jika punya transportasi masal baru,” ujar Emil.

Untuk membangun transportasi massal seperti monorel sepanjang sepuluh kilometer, kata Ridwan Kamil, dibutuhkan dana lebih dari Rp 5 triliun. Hal tersebut sulit diwujudkan jika hanya mengandalkan APBD Kota Bandung yang hanya Rp 5 triliun per tahun, setengahnya saja sudah habis untuk gaji pegawai negeri sipil.

Padahal, dibutuhkan monorel sepanjang 40 kilometer di Bandung. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 20 triliun. “Kami gak punya uang, sekarang kita lagi fokus ke transportasi yang lebih murah cable car. Tapi semurah-murahnya cable car, 40 kilometer jalurnya juga butuh Rp 5 triliun,” kata Ridwan Kamil.

Untuk itu, dalam momentum dua tahun kepemimpinannya di Kota Bandung, Ridwan Kamil meminta agar pemerintah pusat memperhatikan kebutuhan di kota metropolitan. “Masalah kami satu, transportasi, dan transportasi publik itu mahal. Jadi kalau pemerintah pusat berharap kami ngurusdiri sendiri tidak akan beres sampai kapan pun juga,” tuturnya. (infobandung.co.id)