Berita Populer Palangka Raya: Kuliner Wajib Punya SLHS untuk Update Sekolah Rakyat

by -
by
Berita Populer Palangka Raya: Kuliner Wajib Punya SLHS untuk Update Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat di Palangka Raya Berjalan Sebulan, Ini Penjelasan Kadis Riduan Soal Kunjungan Orang Tua



Sekolah Rakyat di Palangka Raya sudah berjalan hampir satu bulan. Anak-anak yang belajar di sana menjalani kegiatan harian yang teratur, mulai dari bangun tidur, mandi, sholat, makan, belajar, hingga bermain. Pengawasan dilakukan langsung oleh wali asrama dan wali asuh yang tinggal di dekat anak-anak, sehingga kegiatan harian mereka dapat dipantau secara terus-menerus.

Kunjungan orang tua belum bisa dilakukan kapan saja. Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan mengatakan, jadwal kunjungan masih menyesuaikan sambil melihat praktik di daerah lain. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses pengasuhan dan pendidikan anak tetap berjalan dengan baik tanpa gangguan yang tidak diperlukan.

Beberapa pihak mempertanyakan bagaimana sistem pengawasan dan komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua. Menurut Riduan, sistem ini sedang dalam pengembangan agar bisa lebih efektif dan transparan. Ia juga menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu didasarkan pada pertimbangan kepentingan terbaik bagi anak-anak.

Baca Juga:  Cara Daftar PPDB SD Jalur Zonasi, Lengkap dengan Syaratnya

Usaha Kuliner di Palangka Raya Wajib Kantongi SLHS, Ini Penjelasan DPMPTSP



Pelaku usaha kuliner di Kota Palangka Raya wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat utama kelayakan usaha. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa tempat usaha memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya, Vallery Budianto menjelaskan, SLHS merupakan bagian penting dari pemenuhan standar kebersihan yang harus dimiliki setiap usaha kuliner. “SLHS diperuntukkan bagi pelaku usaha seperti hotel, restoran, dan rumah makan. Proses pengajuannya dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dengan melampirkan beberapa dokumen pendukung,” ujar Vallery, Minggu (26/10/2025).

Beberapa pelaku usaha kuliner awalnya merasa bingung dengan persyaratan baru ini. Namun, Vallery menegaskan bahwa SLHS adalah bentuk perlindungan bagi konsumen dan juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas layanan. Selain itu, ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus memberikan pembinaan dan dukungan kepada pelaku usaha agar dapat memenuhi standar tersebut.

Baca Juga:  Rumah Sakit Indonesia di Gaza siap beroperasi

Borneo Mengabdi Edukasi Hidup Sehat ke Anak Panti Asuhan Tabela Harapan Bangsa di Palangka Raya



Anak-anak Panti Asuhan Tabela Harapan Bangsa, Kota Palangka Raya, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar relawan Borneo Mengabdi, Minggu (26/10/2025). Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Borneo Mengabdi yang tahun ini mengusung tema “Berdaya Guna di Bumi Tambun Bungai.”

Pemeriksaan dilakukan bersama tim PMI Kota Palangka Raya, dilanjutkan dengan konsultasi kesehatan gizi serta edukasi pentingnya menjaga kebersihan tangan dan pola hidup sehat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung kepada anak-anak, tetapi juga memberikan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

Borneo Mengabdi berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Mereka percaya bahwa edukasi kesehatan adalah fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.