Perbaikan pipa bocor di Plangon Cirebon masuk tahap akhir

by -4 views
Perbaikan pipa bocor di Plangon Cirebon masuk tahap akhir

Gangguan Pasokan Air di Kota Cirebon Mulai Teratasi

Gangguan pasokan air bersih yang sempat membuat sekitar 30 ribu warga Kota Cirebon gelisah kini mulai berangsur teratasi. Setelah melewati fase penanganan darurat, kebocoran pipa utama di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, kini masuk ke tahap penyempurnaan. Tujuannya adalah memastikan distribusi air kembali stabil tanpa risiko bocor berulang.

Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon mulai memasang peralatan khusus berupa flange adaptor untuk memperkuat sambungan pipa yang sebelumnya pecah secara mendadak, sejak Rabu (4/2/2026). Direktur Utama Perumda PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sofyan Satari, memastikan kondisi layanan air bersih saat ini sudah kembali normal.

“Saat ini aliran air kepada pelanggan sudah kembali normal setelah dilakukan uji coba aliran, normalisasi dan evaluasi lapangan,” ujar Sofyan saat diwawancarai media, Rabu (11/2/2026).

Meski aliran air telah pulih, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan masih adanya kebocoran kecil. Hal itu tak lepas dari karakter penanganan awal yang bersifat darurat.

Baca Juga:  Buntut Kecelakaan AirAsia, Kemenhub Periksa Seluruh Pesawat Airbus A320

“Dari hasil evaluasi memang masih ada kebocoran kecil, karena kemarin penanganannya bersifat darurat, tanpa perencanaan, akibat pipa yang tiba-tiba pecah,” ucapnya.

Sofyan menerangkan pada fase awal kebocoran, pihaknya memilih bertindak cepat dengan peralatan yang tersedia agar layanan air bersih kepada masyarakat tidak terhenti terlalu lama.

“Pada tahap awal kami melakukan penanganan dengan kondisi dan peralatan yang tersedia supaya layanan air bersih kepada masyarakat bisa segera pulih,” jelas dia.

Setelah situasi dinilai terkendali, PAM Tirta Giri Nata kemudian melakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan metode dan alat paling tepat dalam menyempurnakan perbaikan jaringan pipa.

Menurut Sofyan, sebagian peralatan teknis kini sudah tiba di lokasi, sementara sisanya masih dalam proses pengiriman.

“Sebagian peralatan yang dibutuhkan saat ini sudah tiba, sisanya masih dalam proses pengiriman dan ditargetkan segera lengkap dalam waktu dekat,” katanya.

Ia menegaskan, setelah seluruh peralatan siap, penyempurnaan perbaikan akan langsung dilakukan.

“Kalau semua alat sudah siap, kami akan lakukan penyempurnaan agar tidak ada lagi kebocoran,” ujarnya.

Baca Juga:  Menu Diet Ubi, Berat Badan Bisa Langsung Turun Hingga 5 Kg, Cocok Banget Buat yang Ingin Kurangi Konsumsi Nasi

Proses penyempurnaan rencananya dikerjakan pada malam hari, saat tingkat pemakaian air oleh pelanggan relatif rendah, sehingga distribusi tidak terganggu.

“Penyempurnaan perbaikan pipa rencananya dilakukan pada malam hari, saat pemakaian air rendah dan tidak mengganggu distribusi kepada masyarakat,” ucap Sofyan.

Sofyan memastikan pengerjaan lanjutan ini tidak akan memakan waktu lama karena seluruh persiapan teknis telah dilakukan.

“Kemarin berbeda karena kejadiannya tidak terduga, tanpa persiapan. Kalau yang ini sudah direncanakan, jadi kami optimistis tidak akan mengganggu pelanggan,” jelas dia.

Dalam tahap penyempurnaan tersebut, PAM Tirta Giri Nata menggunakan dua unit flange adaptor, pipa baja berdiameter satu inci, serta dua flange baja yang dilas langsung ke pipa baja.

“Pemasangan peralatan ini bertujuan untuk memastikan sambungan pipa lebih kuat dan mencegah potensi kebocoran kembali,” katanya.

Ia berharap, setelah seluruh proses rampung, distribusi air bersih ke pelanggan dapat berlangsung lebih stabil dan andal ke depan.

“Intinya kami siapkan semua agar tidak ada lagi bocoran. Kalau sudah siap, nanti kami sampaikan informasinya kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Jenderal Sarwo Edhie Wibowo Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Penyebab Kebocoran Pipa Utama

Sebelumnya, PAM Tirta Giri Nata mengalami gangguan layanan air bersih ke sekitar 30 ribu pelanggan akibat kebocoran pipa utama di kawasan Plangon. Jumlah tersebut setara hampir 50 persen dari total pelanggan air bersih di Kota Cirebon.

Insiden kebocoran ditandai dengan semburan air bertekanan tinggi dari balik aspal jalan, yang merusak badan jalan dan menyebabkan pasokan air ke sejumlah wilayah terganggu. Kebocoran pipa utama itu bahkan terekam kamera warga dan viral di media sosial, memperlihatkan aliran air deras menyerupai banjir bandang menerjang jalan raya.

Hingga kini, proses penyempurnaan perbaikan pipa utama tersebut masih terus dipantau guna memastikan layanan air bersih di Kota Cirebon benar-benar pulih dan aman dalam jangka panjang.