Arus Balik Lebaran: 6 Anggota Keluarga Tewas dalam Kecelakaan di Majalengka

by -
Arus Balik Lebaran: 6 Anggota Keluarga Tewas dalam Kecelakaan di Majalengka

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 14 Luka-Luka

Pada Senin malam (23/3/2026) pukul 23.05 WIB, terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa rombongan keluarga asal Karawang yang sedang pulang mudik Lebaran. Kendaraan yang digunakan adalah mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi Z 7012 CN. Kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia mencapai enam orang, sementara 14 orang lainnya mengalami luka-luka. Nama-nama korban telah mulai diidentifikasi oleh pihak kepolisian dan rumah sakit setempat.

Data Korban Meninggal Dunia

Beberapa nama korban yang telah diketahui antara lain:

  • Hasim (sopir), warga Poris
  • Entang
  • Desi
  • Nurmala
  • Muhammad Ali Okta
  • Nanda Nova Nurohman

Sementara itu, lima orang korban mengalami luka berat dan kini sedang dirawat intensif di RSUD Majalengka. Biaya pengobatan bagi korban luka berat ditanggung oleh pemerintah daerah. Selain itu, sebagian besar korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Menuju Jabar 1 : Tes Kesehatan-Yance Pilek, Dikdik Masih Merokok

Penanganan Korban

Evakuasi korban dilakukan oleh Satlantas Polres Majalengka bersama tim medis. Bupati Karawang juga memberikan santunan sebesar Rp 50 juta per korban meninggal dan menanggung biaya pengobatan bagi korban luka.

Kondisi Rombongan Keluarga

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut menimpa satu rombongan keluarga besar yang sedang dalam perjalanan pulang kampung dari Tasikmalaya menuju Karawang. Rombongan tersebut terdiri dari 20 orang dan menggunakan satu minibus untuk perjalanan panjang tersebut.

Kendaraan diduga mengalami masalah pada sistem pengereman ketika melewati jalur menurun. Menurut keterangan perwakilan keluarga, Ari Syamsul, rem mobil tidak berfungsi dengan baik sehingga sopir kehilangan kendali.

“Total ada 20 orang dalam mobil, semuanya satu keluarga. Enam orang meninggal dunia, termasuk sopir, istri, nenek, serta beberapa anggota keluarga lainnya,” ungkap Ari dengan nada penuh kesedihan.

Enam orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian maupun dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Mereka kini tengah menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan di Majalengka.

Baca Juga:  Bogor Geulis Dicanangkan, Yantie Rachim Ajak Lintas Generasi Berkolaborasi Bangun Kota Bogor

Korban Selamat dan Proses Pemulihan

Salah satu korban yang selamat adalah seorang kakek lanjut usia dari rombongan tersebut. Namun kondisinya dilaporkan kritis dan masih mendapat penanganan intensif di rumah sakit.

Keluarga besar di Karawang kini tengah bersiap menjemput jenazah korban untuk dimakamkan di kampung halaman. Selain itu, anggota keluarga yang selamat akan dibawa pulang menggunakan ambulans setelah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Peringatan atas Kecelakaan

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama ketika membawa banyak penumpang. Jalur menurun di kawasan perbukitan memang sering menjadi titik rawan kecelakaan, sehingga kondisi kendaraan harus benar-benar prima.

Kecelakaan ini bukan hanya tragedi bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas tentang betapa berharganya keselamatan dalam perjalanan. Kehilangan enam anggota keluarga sekaligus tentu meninggalkan luka yang sulit terobati.