Wisata Kuliner Legendaris di Pekalongan yang Wajib Dicoba
Pekalongan, sebuah kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah, tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan budayanya, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang mampu memanjakan para penggemar makanan. Bagi wisatawan yang berkunjung ke kota ini, menjelajahi berbagai hidangan khas bisa menjadi pengalaman yang tak kalah menarik dibandingkan mengunjungi tempat-tempat wisata budaya atau sejarah.
Salah satu hal yang membuat kuliner Pekalongan istimewa adalah banyaknya tempat makan legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Banyak dari mereka masih mempertahankan resep keluarga yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga cita rasa hidangannya tetap terjaga hingga saat ini. Jika Anda sedang berada di Kota Pekalongan, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi beberapa kuliner legendaris yang menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan. Berikut adalah enam rekomendasi yang patut masuk dalam daftar kunjungan Anda:
-
Garang Asem H. Masduki
Salah satu tempat yang sangat populer adalah Garang Asem H. Masduki yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 169, Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat. Berbeda dengan garang asem pada umumnya yang dibungkus daun pisang, hidangan di sini lebih menyerupai sup daging sapi dengan kuah bening berwarna kecokelatan. Rasa segarnya berasal dari perpaduan belimbing wuluh dan cabai rawit. Rumah makan ini telah dikenal luas dan menjadi tujuan para pejabat maupun wisatawan sejak era 1950-an. -
Nasi Megono Rumah Makan Rakyat
Nasi Megono di Rumah Makan Rakyat yang berada di Jalan Dr. Sutomo, Gajahmada, Kecamatan Pekalongan Barat, dekat kawasan stasiun. Nasi Megono merupakan salah satu makanan khas Pekalongan berupa nasi putih yang disajikan bersama cacahan nangka muda berbumbu kelapa parut. Hidangan ini memiliki aroma rempah yang khas dan dapat dinikmati dengan berbagai lauk tambahan seperti tempe mendoan maupun opor ayam. -
Soto Tauto No. 1 H. Rochmani
Pekalongan juga memiliki soto khas yang dikenal dengan nama Tauto. Salah satu tempat yang terkenal menyajikan hidangan ini adalah Soto Tauto No. 1 H. Rochmani yang berada di Jalan Pasir Hayam, kawasan kuliner PPIP, Kecamatan Pekalongan Timur. Keunikan tauto terletak pada penggunaan tauco sebagai campuran kuahnya sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Pengunjung dapat memilih isian berupa daging sapi maupun daging kerbau yang terkenal empuk. -
Kepiting Gemes Pak Mamo
Bagi pencinta makanan laut, Kepiting Gemes Pak Mamo yang beralamat di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 10, Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, menjadi destinasi yang layak dicoba. Tempat makan yang telah berdiri selama puluhan tahun ini dikenal dengan sajian kepiting segar yang dipadukan saus khas bercita rasa pedas, manis, dan gurih yang meresap hingga ke dalam daging. -
Es Sekoteng Pak Woh
Untuk menikmati hidangan penutup, Es Sekoteng Pak Woh dapat menjadi pilihan menarik. Berlokasi di Jalan Kenanga, Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, tempat ini menawarkan sekoteng dalam versi dingin yang menyegarkan. Dalam satu porsi, pengunjung akan menemukan beragam isian seperti roti tawar, kolang-kaling, dan biskuit regal yang disiram kuah santan serta sirup manis. -
Kopi Tahlil Pak Usman
Sementara itu, bagi yang ingin menghangatkan tubuh pada malam hari, Kopi Tahlil Pak Usman di Jalan Surabaya, Sugihwaras, Kecamatan Pekalongan Timur, dapat menjadi pilihan. Minuman ini dibuat dari campuran kopi dan berbagai rempah seperti jahe, kapulaga, cengkeh, serta kayu manis. Nama Kopi Tahlil berasal dari kebiasaan masyarakat setempat yang dahulu sering menyajikannya dalam acara tahlilan.
Perlu diketahui, sebagian besar tempat makan legendaris di Pekalongan memiliki jam operasional yang terbatas dan beberapa menu favoritnya sering kali habis lebih cepat karena tingginya jumlah pengunjung. Karena itu, wisatawan disarankan datang lebih awal, terutama saat waktu sarapan atau makan siang. Dengan begitu, peluang untuk menikmati menu andalan di masing-masing tempat akan lebih besar. Selamat menikmati wisata kuliner di Pekalongan.








