JABARMEDIA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SKD secara resmi melantik jajaran pengurus DPD SKD Kabupaten Bogor. Acara penting ini berlangsung di Sekretariat SKD Pusat, Purwakarta, pada Minggu, 25 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Milangkala ke-9 SKD Soulmate Kang Dedi Mulyadi. Momentum pelantikan ini tidak hanya menandai dimulainya tugas organisasi secara formal, tetapi juga memperkuat konsolidasi serta keberadaan SKD di wilayah Kabupaten Bogor secara signifikan.
Pelantikan pengurus baru ini menjadi babak penting bagi SKD, khususnya dalam upaya memperluas jangkauan dan dampak positifnya di tengah masyarakat. Milangkala ke-9 SKD sendiri merefleksikan perjalanan panjang organisasi dalam mengemban misi sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, kehadiran kepengurusan DPD di Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru untuk mewujudkan visi dan misi SKD secara lebih konkret di tingkat daerah.
Struktur Kepengurusan dan Harapan Awal
Dalam struktur kepengurusan yang telah dilantik, beberapa tokoh penting dipercaya untuk memegang posisi strategis. Agus Amperanoto, SH, diamanahi sebagai Dewan Pembina, membawa pengalaman dan arah strategis bagi organisasi. Sementara itu, Drs. Juanda menjabat sebagai Dewan Penasehat, dan Carsem Sriyani, S.Tr.Keb, sebagai Dewan Pengawas. Kehadiran figur-figur ini menunjukkan komitmen SKD untuk memiliki struktur yang kokoh dan terarah.
Untuk jajaran Pengurus Harian DPD SKD Kabupaten Bogor, Yusep Udin memimpin sebagai Ketua, didampingi oleh Anom Sujana, S.Pd.I sebagai Wakil Ketua I, H. Sahdi, S.IP sebagai Wakil Ketua II, serta Kusnadi Zaelani sebagai Wakil Ketua III. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Dwi Siswanto, S.E., yang didukung oleh Yuyun Yunengsih sebagai Wakil Sekretaris. Selanjutnya, Karna mengemban amanah sebagai Bendahara. Susunan kepengurusan yang lengkap ini mencerminkan kesiapan DPD SKD Kabupaten Bogor untuk segera menjalankan program-programnya.
Bertepatan Dengan Milangkala Ke-9 SKD
Ketua DPD SKD Kabupaten Bogor, Yusep Udin, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya pelantikan ini yang bertepatan dengan Milangkala ke-9 SKD.
“Alhamdulillah, SKD Kabupaten Bogor jaya di udara. Setelah pelantikan ini, saya berharap seluruh pengurus tetap merasa memiliki SKD. Organisasi ini harus kita jaga bersama, termasuk menjaga nama baik SKD melalui sikap, kekompakan dan kegiatan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yusep, pelantikan ini bukan sekadar pengesahan formal, melainkan sebuah awal tanggung jawab kolektif untuk membangun organisasi yang semakin solid dan bermanfaat di Kabupaten Bogor.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD SKD Kabupaten Bogor, Dwi Siswanto, S.E., juga menyampaikan rasa syukur atas perkembangan organisasi.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas segala nikmat dan karunia-Nya. Perkumpulan SKD terus bergerak dan melangkah maju dalam berdarma bakti kepada masyarakat, membangun nilai-nilai semangat gotong royong, kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” kata Dwi Siswanto.
Ia menambahkan bahwa semangat tersebut harus menjadi landasan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan tugas, sehingga SKD tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat.
Visi Program Kerja yang Terukur
Agus Amperanoto, SH, selaku Dewan Pembina DPD SKD Kabupaten Bogor, memberikan penekanan khusus pada pentingnya pola kerja organisasi yang terarah dan dapat dievaluasi. Visi ini menjadi krusial untuk memastikan setiap langkah organisasi memiliki dampak yang jelas dan terukur.
“Ke depan kita harus bergerak dengan program yang jelas. Setiap kegiatan harus terprogram, terencana dan terukur. Dengan demikian, organisasi tidak hanya berjalan melalui kegiatan seremonial, tetapi memiliki arah, target dan hasil yang dapat dirasakan,” tegas Agus Amperanoto.
Pernyataan ini menggarisbawahi perlunya pendekatan yang sistematis dalam setiap aktivitas SKD. Oleh karena itu, diharapkan kepengurusan yang baru dilantik dapat segera menyusun program kerja yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan organisasi, tetapi juga selaras dengan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor. Selain itu, sinergi dengan berbagai unsur di wilayah tersebut menjadi kunci untuk mencapai tujuan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Mendorong Sinergi dan Manfaat Komunitas
Ketua DPP SKD, Kana Supena, dalam arahannya, turut memberikan pesan penting kepada jajaran DPD SKD Kabupaten Bogor. Ia mendorong agar konsolidasi segera dilakukan setelah pelantikan.
“Setelah resmi dilantik, DPD Kabupaten Bogor harus segera bergerak. Kibarkan bendera SKD di Kabupaten Bogor, bangun konsolidasi, jaga kekompakan dan hadirkan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” pesan Kana Supena.
Pesan ini menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan daerah harus diikuti dengan gerakan organisasi yang konkret, sehingga keberadaan SKD dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat nyata di wilayah masing-masing.
Pelantikan DPD SKD Kabupaten Bogor yang bertepatan dengan Milangkala ke-9 SKD menjadi simbol regenerasi sekaligus penguatan organisasi. Di satu sisi, Milangkala adalah momentum untuk merefleksikan perjalanan SKD selama sembilan tahun. Sementara pelantikan menandai awal perjalanan baru bagi kepengurusan DPD Kabupaten Bogor. Dengan telah dilantiknya jajaran pengurus, tahapan selanjutnya akan berfokus pada konsolidasi internal, penyusunan program kerja yang strategis. Serta penguatan struktur dan jaringan organisasi di seluruh Kabupaten Bogor.
DPD SKD Kabupaten Bogor diharapkan dapat membangun komunikasi dan sinergi yang erat dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui serangkaian kegiatan sosial, budaya, lingkungan, serta program kemasyarakatan lainnya yang relevan. Semangat “Terprogram, Terencana dan Terukur” yang dicanangkan oleh Agus Amperanoto, ditambah dengan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan. Serta pengabdian kepada masyarakat, akan menjadi landasan utama bagi kepengurusan DPD SKD Kabupaten Bogor dalam menjalankan tugasnya di masa mendatang. Dengan demikian, SKD diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.









