Biografi Dewi Sartika dilahirkan di Bandung, 4 Desember 1884 dari keluarga priyayi Sunda, Nyi Raden Rajapermas dan Raden Somanagara. Meski melanggar adat
IR. H. DJUANDA, TAK LEKANG OLEH WAKTU
Ir. H. Djuanda dilahirkan di Tasikmalaya, 14 januari 1911, merupakan anak pertama pasangan Raden Kartawidjaja dan Nyi Monat, ayahnya seorang Mantri Guru
From Zero To Hero, Perjalanan Karir Seorang Pencinta Pendidikan (Sony Sugema)
H. Sony Sugema, MBA dilahirkan di Bandung pada 7 Februari 1965. Setelah menamatkan sekolah di SMUN 3 Bandung beliau melanjutkan studi di
Kenapa Menikah dengan Lelaki Kolonial?
Sepenggal Kisah dari Kp. Babakan Girang (part 1) Pada masa Agresi Militer Belanda II, jalan sekitar Bogor belum banyak kendaraan. Jalannya pun
PENYANYI GAMBUS DARI KECAMATAN TENJOLAYA
Qasidah adalah musik padang pasir yang bernafaskan islam. Adalah Ibu Lilih Sholihat seorang penyanyi kelahiran Desa Cibitung Tengah Kecamatan Tenjolaya – Bogor,
Tatiek Kancaniati : Bank Syariah Berkah!
Siapa yang tak kenal Tatiek Kancaniati. Sosok perempuan yang punya semangat luar biasa khususnya untuk pemberdayaan perempuan. Komitmennya sebagai seorang Social Eunterpreneur
Haji Nali, Dari “Jeger” Sampai Pejuang
Atas dasar jasa-jasanya, H. Nali sempat akan diberikan hadiah oleh Negara berupa tempat di sebuah bukit di kaki Gunung Salak yang kini menjadi “Pasir Reungit” (kini tempat wisata Gunung Bundar), tapi beliau menolaknya. H. Adun dan abah Aja merupakan veteran yang sempat mendiami tempat itu. Menurut pengakuan Mad Soleh (cucu H. Nali) yang pernah menemui H. Adun saat ke Gunung Bundar, bahwa ketika tempat itu akan dibeli oleh investor, H. Adun mengatakan, jangankan dibeli, diambil untuk kepentingan negara dan rakyat Ia sanggup memberikannya karena perjuangannya atas dasar keikhlasan semata, tapi kalau untuk kepentingan lain, Ia sanggup berkelahi. Jangankan menghadapi tembakan menghadapi bom pun Ia akan menghadapinya, asalkan dengan penjajah.
M. Apip Tokoh Desa Cibitung Tengah, Dari Kecil Berusaha Hidup Mandiri
Muhammad Afifudin lahir di Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Ciampea (Sekarang Tenjolaya) Kabupaten Bogor. Beliau adalah anak dari ibu Masna’ah binti KH. Ghazali


