22 Pemuda Cianjur Korban Perbudakan Pulang Kampung

by -4 views

20130504_Perbudakan_di_Tangerang_5396Sebanyak 22 pemuda asal Kabupaten Cianjur yang menjadi korban praktik perbudakan di Tangerang akan kembali ke kediamannya masing-masing.

Ke-22 pemuda ini kini tengah berada di kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Jalan Siliwangi Komplek SMP 1 Cianjur, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Minggu (5/5/2013) pagi.

Pantauan Tribun Jabar (Tribunnews.com Network), sejumlah pemuda tersebut dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Bagian dari tubuh mereka terdapat luka lebam dan lecet. Bahkan ada pula yang berjalan sedikit pincang.

“Bebas, bebas, bebas,” ujar seorang pemuda yang menjadi korban praktik perbudakan beberapa saat lalu.

Seperti diketahui, praktik perbudakan di sebuah industri pengolahan limbah menjadi perangkat aluminium yang berlokasi di Kampung Bayur Opak RT 03 RW 06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang itu terungkap setelah dua orang korban berhasil kabur dan melaporkan kepada aparat berwenang.

Petugas Polda Metro Jaya bersama aparat Polresta Tangerang, Jumat (3/5/2013) malam, melakukan penggerebekan di lokasi terkait laporan tindak penyiksaan, penyekapan, perlakuan tidak manusiawi, dan tindak sewenang-wenangan pada buruh pekerja di tempat usaha tersebut.

Dalam laporan itu disebutkan sangkaan perampasan kemerdekaan orang dan penganiayaan, sebagaimana dimaksud Pasal 333 KUHP dan Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. (cis)

sumber+foto:tribunnews.com