
“Dengan tegas kami mengatakan, iya ada korban baru,” kata Sekretaris KPAI, Erlinda di kantornya, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2014).
Yang miris, korban kali ini merupakan teman dari korban yang sebelumnya juga sudah melapor. Bahkan si anak ini mengalami pelecehan lebih dari dua kali.
“Katanya more, jadi lebih dari dua kali,” lanjut Erlinda.
Sang Ibu merupakan warga negara Indonesia keturunan. Sedangkan Ayah berasal dari daratan Eropa.
Menurut Erlinda, bocah ini sudah dua kali masuk rumah sakit dengan panas tinggi. Dan hingga saat ini, bocah tersebut juga terus trauma jika pergi ke WC.
“Gejalanya aneh, sakit perut sekali, dokter bingung karena bukan usus buntu,” tandasnya.
(sumber:detik.com)






