Gubernur Jabar Ingatkan Masyarakat Berperan Aktif Agar Tak Terjadi Macet

by -4 views

aher-mudiklebaranGubernur Jabar, Ahmad Heryawan mengaku tak masalah jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB) tak merespon usulannya agar libur Lebaran 2014 digeser ke H-5 Lebaran. Dengan begitu, masyarakat harus berperan aktif agar tak terjadi kemacetan di mana-mana gara-gara mudik serentak di H-2 Lebaran.

“Saya sih tak masalah. Ya paling masyarakat harus berperan aktif agar tak terjadi macet,” katanya saat membuka pameran dalam rangka Hari Koperasi 2014 tingkat Jawa Barat di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Jumat (18/7) sore.

Menurut Heryawan, tadinya ia melayangkan surat ke Kemenpan & RB agar tak terjadi penumpukan pemudik karena libur terlalu mepet ke Lebaran. “Tahun lalu kan libur mulai H-6 Lebaran, tapi tahun ini H-2. Otomatis semua orang akan mudik bersamaan, dan ini yang berpotensi macet,” katanya.

Seharusnya, kata Heryawan, Kemenpan & RB mempertimbangkan hal itu. “Semoga saja pikirannya nanti berubah. Saya sih masih punya harapan (usulan bisa dikabulkan),” ujarnya.

Meski pada akhirnya ternyata libur PNS tetap dimulai H-2 Lebaran, Heryawan berharap pegawai swasta bisa libur lebih awal. Dengan begitu, para pegawai swasta bisa mudik lebih dulu dan tak terjadi kemacetan parah pada H-2 atau H-1 Lebaran.

Jabar, kata dia, merupakan salah satu provinsi yang dilintasi pemudik setiap Lebaran tiba. Ada belasan juta kendaraan yang melintasi Jabar, baik di Jalur Pantura, Selatan maupun Jalur Tengah. (tribunnews.com)