Polisi Berlakukan One Way di Jalur Tengah dari Jatinangor, Sumedang sampai ke Tomo

by -1 views

polisiPolres Sumedang akan memberlakukan sistem one way di jalur Bandung-Sumedang-Cirebon saat arus mudik. Sistem one way dilakukan di beberapa titik ruas jalan mulai dari Jatinangor, Sumedang sampai ke Tomo.
Jalur tengah sendiri merupakan jalur alternatif jika jalur Pantura atau selatan padat. Polisi biasa mengalihkan sebagan kendaraan ke jalur tengah ini.
“Jika terjadi antrian kendaraan yang panjang dari arah Bandung menuju Cirebon maka akan diberlakukan sistem one way,” kata Wakapolres Kompol Indra Hermawan usai rakor kesiapan menghadapi lebaran di aula Cadas Pangeran Polres Sumedang, Jumat (18/7).
Menurutnya, untuk memberlakukan sistem one way ini, Polres menyiapkan 42 personel sebagai tim urai serta ratusan anggota di lokasi jalan yang akan digunakan one way. “Saat ini ada empat titik yang akan menggunakan sistem one way.
Pemberlakukan one way dilakukan jika ada antrian kendaraan yang panjang dari arah Bandung dan ekornya berada di Jatinangor-Cileunyi,” kata Wakapolres. Polisi sediri mulai melakukan simulasi one way di jalur Jatinangor-Sumedang, Jumat siang (18/7).
“Jadi kalau antrian kendaraan dan ekornya sudah ada di Jatinangor sampai ke mulut gerbang tol di Cileunyi maka segera dilakukan one way. Begiti juga untuk titik lainnya diberlakukan one way kalau ada antrian panjang kendaraan,” katanya.
Titik pertama one way ada di Cinanjung, perbatasan Jatinangor-Tanjungsari. “Kalau one diberlakukan maka kendaraan dari arah Sumedang dihentikan di depan SMA Tanjungsari dan sebagian kendaraan dialihkan di pertigaan Simpang, Pamulihan menuju Cimanggung,” katanya.
Saat one way diberlakukan maka hanya satu arah kendaraan dari arah barat dan polisi juga bersiaga di pertigaan serta perempatan jalan untuk menghentikan kendaraan masuk ke jalur berlawanan.
Titik kedua one way adalah dari Tunturan Tanjungsari sampai Mapolsek Pamulihan. Kemudian dari Cadas Pangeran sampai perempatan Mapolres serta dari bunedaran Alamsari sampai Cimalaka.
“Kondisi jalan mulai Jatinangor-Tomo sepanjang 60 km sudah diperbaik dan ditambal yang bolongnya,” kata Wakalopres.

(tribunnews)