Wali Kota Bogor Bima Arya: Gaji Wali Kota Pas-pasan

by -3 views

bima aryaWali Kota Bogor, Bima Arya menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (14/7/2014). Ia mengaku datang untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
“Saya kesini yang pertama mau menyampaikan laporan harta kekayaan sebagai penyelenggara negara, sebagai Wali Kota bedasarkan undang-undang saya diwajibkan menyampaikan itu,” kata Bima saat tiba di kantor pimpinan Abraham Samad Cs.
Pria yang tercatat sebagai politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu tampak didampingi seorang ajudan. Bima lebih lanjut menjelaskan, laporan harta kekayaan yang disampaikannya terakhir saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berlangsung.
“Terakhir menyamapaikan itu ketika Pilkada, jadi harus revisi ketika awal menjabat,” ujar Bima.
Saat ditanya apakah jumlah hartanya mengalami peningkatan, Bima yang mengenakan kemeja putih itu membantahnya. Diklaimnya, harta kekayaanya berkurang dibanding saat lapor ketika mengikuti Pilkada beberapa waktu lalu.
“Kekayaannya malah berkurang, terakhir ketika saya lapor ke KPK itu mungkin sekitar Rp5 miliar kalau tidak salah, ketika Pilkada. Sekarang kalau tidak salah berkurang sampai sekitar diangka Rp3 miliar,” ujarnya.
Lanjut Bima, hartanya menyusut lantaran tersedot untuk biaya kampanye. Di sisi lain menurut Bima, gaji seorang Wali Kota yang diterimanya tidak terlalu besar.
“Karena saat itu, ada faktor menggunakan uang sendiri, kedua gaji Wali Kota ternyata pas-pasan, saya kaget juga ketika menerima slip gaji Rp6,1, gaji Wali Kota. Jadi kalau pengen lurus hidup nya berkecukupan saja,” kata Bima.

(tribunnews)