Gulai, Kuliner Nusantara yang Semakin Merana

by -10 views

gultikGulai merupakan masakan asli Indonesia yang bercita rasa lezat dan kaya kandungan gisi, karena banyaknya kandungan rempah sebagai bumbu penyedapnya. Namun karena kurangnya penghargaan pada warisan budaya ini, kini gulai mulai terpinggirkan dan tergeser oleh serbuan kuliner impor.

“Ada yang salah dalam kebudayaan kita bahkan termasuk di bidang kuliner, kita lebih mengagumi segala hal yang berbau impor, dan kurang menghargai budaya sendiri,” Kata Ketua Indonesia Chef Association (ICA) I Made Witara dalam Festival Gulai Salero Nusantara yang digelar di Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret, di Yogyakarta, Selasa ( 2/9/2014 ).

Sebenarnya, menurut Made, gulai hampir mirip dengan masakan kari yang asli India. Namun karena India memiliki kebanggaan pada kulinernya tersebut dan mau mempromosikannya, maka kari lebih dikenal oleh masyarakat internasional daripada gulai.

“Padahal, gulai sebenarnya lebih lezat daripada kari karena kari tidak memiliki bumbu rempah-rempah selengkap gulai, varian gulai pun juga lebih beragam,” tuturnya.

Sementara di tempat yang sama Kasi Rekayasa Budaya Dinas Kebudayaan DIY Agus Kamarullah mengatakan, Yogyakarta sangat peduli pada warisan budaya nusantara, termasuk bidang kulinernya. Bahkan Disbud DIY segera menerbitkan buku kuliner khas DIY .

“Yogyakarta bahkan Indonesia memiliki potensi kuliner yang menjanjikan, bahkan tidak kalah dengan kuliner asing. Seperti gulai ini, lebih lezat dan gizinya mungkin lebih lengkap dibanding masakan asing,” kata Agus.

Festival Gulai Salero Nusantara itu sendiri diinisiasi oleh Mi ABC Gule Salero, sebagai upaya melestarikan kuliner lokal. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 kelompok perserta, baik dari kalangan ibu rumah tangga, kelompok PKK, Pelajar dan Mahasiswa.
(kompas.com)