Polisi Curigai Keterlibatan Warga Terkait Prostitusi PSK Maroko

by -2 views

pskPasca-terjaringnya 19 pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko di kawasan Puncak kemarin malam, pihak Polres Bogor segera melakukan pengawasan terhadap imigran di wilayah Kecamatan Cisrua Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Sonny Mulvianto mengatakan, pihaknya tengah menelusuri sejauh mana keterlibatan warga lokal dalam praktek prostitusi tersebut.

“Kami akan selidiki, bila memang ada warga lokal sebagai penyedia makan bisa ditindak dengan ancaman pidana,” jelasnya, Kamis (4/12/2014).

Sonny menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap para imigran yang berada di kawasan Puncak.

Untuk diketahui, sejak 2013 Kantor Imigrasi Bogor telah memindahkan imigran pencari suaka ke Rumah Detensi Imigrasi (rudenim) di Medan dan Bali.

Menurut data Kantor Imigrasi hingga Agustus 2014, jumlah pencari suaka legal di Rudenim Cisarua mencapai 418. Namun, keberadaan imigran ilegal diperkirakan lebih dari 600 orang.

(okezone)