Pengajian Umi Cinta di Bekasi Dibubarkan Warga karena Diduga Sesat

by -
by
Pengajian Umi Cinta di Bekasi Dibubarkan Warga karena Diduga Sesat

JABARMEDIA – Kelompok ibadah di Bekasi menjadi perhatian masyarakat setelah dituduh menyebarkan ajaran yang tidak benar. – Sebuah komunitas pengajian di Bekasi kini menjadi sorotan publik akibat dugaan pengajaran yang menyimpang. – Aktivitas kelompok pengajian di Bekasi mendapat perhatian luas setelah disebut membawa ajaran yang bertentangan dengan norma. – Kelompok kegiatan ibadah di Bekasi menjadi pusat perbincangan setelah diduga mengajarkan ajaran yang tidak sesuai.

Diketahui bahwa pemimpin kelompok pengajian di Dukuh Zamrud, Mustikajaya, Bekasi yang dikenal dengan sebutan Umi Cinta memiliki nama asli dengan inisial PY.

Meskipun awalnya tidak mencurigakan, aktivitas kelompok Pengajian ini mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat dalam setahun terakhir.

Menurut tokoh agama setempat bernama Abdul Halim, keanehan mulai terungkap dari laporan mantan jemaah.

“Menurut laporan dari pihak RW, kegiatan Ibu Yeni di tempat ini telah berlangsung hampir 8 tahun,” ujar Abdul dilansir dariTribunBekasi.

Ia menambahkan bahwa Pengajian yang dipimpin oleh PY pernah mengalami penolakan di lokasi sebelumnya, yaitu di Regency Blok O, hingga akhirnya berpindah ke Blok I Dukuh Zamrud.

Baca Juga:  Pengerdilan Pejuang Sipil

Pengajian Umi Cinta diadakan secara rutin setiap akhir pekan, dengan jumlah peserta sekitar 70 orang.

Awalnya, mereka mempelajari Al-Qur’an, tafsir, dan hadis melalui terjemahan, tetapi kemudian mulai menggunakan mushaf Al-Qur’an asli, diduga akibat perhatian masyarakat.

Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat setelah seorang mantan jemaah mengungkapkan bahwa Umi Cinta meminta uang sebesar Rp1 juta sebagai ‘tiket masuk surga’.

Ketidakbiasaan lain yang diperhatikan oleh warga adalah tindakan PY yang pernah terlihat membersihkan anjing.

Abdul turut menyayangkan bahwa kegiatan Pengajian tersebut tidak pernah meminta izin kepada pengurus RT dan RW di sekitar.

“Menurut RT dan RW, tidak ada izin lingkungan sama sekali,” katanya dengan tegas.

Saat ini, pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti serta keterangan. Petugas akan memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut.

Di sisi lain, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) akan mengadakan pertemuan untuk membahas keberadaan kelompok Pengajian yang kontroversial yang dipimpin oleh PY atau dikenal sebagai Umi Cinta.

Rapat ini akan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan guna memastikan tidak terjadi keributan di kalangan masyarakat.

Baca Juga:  Untuk Menjamin Daging Qurban Aman Di Konsumsi Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Bogor Bentuk Tim Pengaman

Kepala Badan KesbangPOL Kota Bekasi, Nesan Sudjana, menyampaikan bahwa peserta pengajian tersebut sebagian besar merupakan pendatang, bukan warga asli daerah.

“Ia (kelompok) ini berbentuk pengajian, berkumpul di rumah dan kebanyakan anggotanya adalah pendatang,” ujar Nesan pada Selasa (12/8/2025).

Warga sebelumnya pernah mendatangi rumah Umi Cinta pada hari Minggu (10/8/2025). Merespons hal tersebut, Nesan menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil semua pihak yang terkait.

Pertemuan yang diadakan oleh pihak kecamatan ini akan dihadiri oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Camat, Lurah, Polres Metro Bekasi Kota, Babinsa, perwakilan masyarakat, serta pengelola pengajian.

“Tugas kami adalah memfasilitasi dan mengkoordinasikan dengan berbagai pihak terkait agar tidak menimbulkan kegaduhan,” tegas Nesan.

Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan dalam ajaran Umi Cinta.

Di manakah lokasi Dukuh Zamrud?

Perumahan Dukuh Zamrud terletak di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Perumahan ini terletak di sudut tenggara Kota Bekasi, dekat dengan batas wilayah antara Kota dan Kabupaten Bekasi. Jaraknya sekitar 18 km dari pusat kota Bekasi.

Baca Juga:  Luis Diaz Sepakat Pindah dari Liverpool ke Bayern Munich

Dukuh Zamrud memiliki posisi yang penting karena terletak di sisi selatan jalan tol Jakarta-Cikampek, sejauh sekitar 8 km dari gerbang tol Bekasi Timur atau gerbang tol Grand Wisata/Setu/Tambun.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.