Peringatan untuk Warga Kota Tasikmalaya dalam Menyambut Tahun Baru
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya, KH. Aminuddin Bustomi memberikan peringatan penting kepada seluruh warga kota terkait cara merayakan malam Tahun Baru. Ia menekankan bahwa perayaan sebaiknya dilakukan dengan cara yang sesuai dengan aturan agama dan negara serta tidak melibatkan tindakan yang dianggap kemaksiatan.
KH. Aminuddin Bustomi mengajak seluruh warga Kota Tasikmalaya, terutama umat Muslim, untuk hadir di masjid guna mengikuti doa bersama, istighosah, dan berbagai kajian yang diselenggarakan pada malam Tahun Baru. Ia menilai kegiatan-kegiatan ini lebih bermakna dibandingkan dengan pesta yang berlebihan atau hura-hura yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang lebih bermakna, seperti melakukan muhasabah (evaluasi diri), munajat (doa), istighosah, sedekah, dan doa bersama. “Hayu berbondong-bondong masuk masjid, majelis taklim jangan eporia dengan membudazirkan harta,” ujarnya.
Dia bahkan menyerukan agar seluruh warga Kota Tasikmalaya memberikan donasi untuk membantu saudara-saudara mereka yang sedang mengalami musibah bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang. “Dari pada uangnya digunakan untuk membeli petasan dan kembang api, akan lebih bermanfaat jika disumbangkan untuk saudara kita yang tengah ditimpa musibah di Sumatera,” katanya.
KH. Aminuddin Bustomi menegaskan pentingnya menghentikan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan hukum negara. Ia meminta masyarakat untuk menghindari huru-hara, pemborosan harta, serta penggunaan kembang api dan petasan. “Alihkan dengan penggalangan dana untuk saudara sesama anak bangsa,” tambahnya.
Menurutnya, dengan menjalani kegiatan-kegiatan yang bernilai amal sholeh, pergantian tahun akan menjadi lebih bermakna dan membawa barokah. “Insya Allah, pergantian tahun akan lebih bermakna,” ujarnya.
Selain itu, KH. Aminuddin Bustomi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga anak-anak, tetangga, dan lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya menjauhi narkoba dan berbagai aktivitas yang tidak berguna dan bertentangan dengan ajaran agama maupun hukum negara.
Ajakan untuk Berperilaku Lebih Baik
Peringatan dari KH. Aminuddin Bustomi menjadi ajakan bagi seluruh warga Kota Tasikmalaya untuk merayakan Tahun Baru dengan cara yang lebih bermakna dan sesuai dengan nilai-nilai agama. Ia menekankan bahwa perayaan tidak harus dilakukan dengan cara yang seremonial dan boros, tetapi bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana namun bermakna.
- Dengan menghadiri ibadah di masjid dan mengikuti kajian-kajian yang diselenggarakan.
- Dengan melakukan doa bersama dan istighosah untuk memohon perlindungan dari Tuhan.
- Dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, seperti korban bencana alam.
- Dengan menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama dan hukum negara.








