Seorang pengendara sepeda motor hilang terbawa arus air yang meluap ke badan jalan di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari Minggu (29/3).
Peristiwa tersebut terjadi saat sepeda motor jenis Honda Supra 125 dengan plat nomor D 2613 KL yang dikendarai oleh korban melaju dari arah Cianjur menuju Bogor. Tepat di lokasi kejadian, kendaraan tersebut terjebak dalam aliran air yang tiba-tiba menerjang dan meluap ke badan jalan. Akibatnya, motor dan korban jatuh terseret arus hingga masuk ke aliran drainase yang berada di sisi kiri jalan nasional tersebut.
Menurut Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur ruas Jalan Raya Puncak, Cipanas. Ia menjelaskan bahwa pihaknya hanya melihat sepeda motor milik korban tergeletak di sekitar lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor dan korban terseret arus hingga masuk ke aliran drainase,” ujar Amir, Minggu (29/3).
Amir menambahkan bahwa personel gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. Hingga malam ini, korban belum ditemukan.
“Sementara untuk sepeda motor beserta sejumlah barang bawaan milik korban telah diamankan. Proses pencarian korban sementara dihentikan karena kondisi malam dan cuaca hujan yang masih mengguyur kawasan ini,” jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlah korban yang terseret akibat luapan air yang disebabkan oleh buruknya sistem drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Dari keterangan saksi, hanya satu orang yang hilang. Semoga saja segera ditemukan. Proses pencarian akan dilanjutkan besok pagi dengan dibantu personel dari Basarnas,” pungkasnya.
Faktor Penyebab Kecelakaan
Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan ini adalah:
Cuaca ekstrem: Hujan deras yang terjadi di kawasan tersebut menyebabkan aliran air meluap ke badan jalan.
Sistem drainase yang tidak optimal: Drainase yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan air mengalir ke jalur lalu lintas.
Laju kendaraan*: Pengendara mungkin tidak dapat menghindari aliran air yang tiba-tiba muncul.
Upaya Pencarian
Personel gabungan telah melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian. Meski begitu, proses pencarian harus dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
Kemungkinan besar, pencarian akan dilanjutkan pada pagi hari setelah cuaca membaik. Dengan bantuan Basarnas, upaya pencarian diharapkan bisa lebih efektif.
Peringatan bagi Pengendara
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengendara, terutama di daerah yang rawan banjir atau memiliki drainase yang tidak memadai. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
Menghindari melewati jalur yang tergenang air.
Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berkendara.
* Meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.
Langkah Pemerintah Daerah
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah diminta untuk meninjau ulang sistem drainase di sepanjang Jalan Raya Puncak. Perbaikan infrastruktur sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.









