Jemaah Haji Bandung Diingatkan Patuhi Larangan City Tour Usai Kecelakaan Bus

by -
by
Jemaah Haji Bandung Diingatkan Patuhi Larangan City Tour Usai Kecelakaan Bus

Imbauan untuk Jemaah Haji Kota Bandung

Ribuan jemaah haji asal Kota Bandung kini diimbau untuk mematuhi larangan city tour. Imbauan ini dikeluarkan setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan jemaah haji asal Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI langsung merespons dengan mengeluarkan surat edaran.

Kecelakaan yang Menyebabkan Larangan City Tour

Kecelakaan tersebut melibatkan bus yang mengangkut jemaah dari kloter SUB-02 dan JKS-01. Bus tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan, namun beruntung tidak ada korban jiwa. Akibat peristiwa ini, pemerintah melalui Kemenhaj mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor S-88/BN/2026 yang melarang jemaah haji melakukan city tour sebelum fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kementerian Haji RI sudah mengeluarkan edaran yang berlaku untuk seluruh Indonesia, melarang semua KBIH ataupun jemaah melakukan city tour sebelum puncak haji,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandung, Andy Mohammad Arief.

Pemantauan dan Sosialisasi

Andy menjelaskan bahwa imbauan ini telah disampaikan kepada jemaah haji maupun kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Ia menyatakan bahwa sosialisasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk kepada jemaah yang telah tiba di Madinah dan yang masih berada di Tanah Air.

Baca Juga:  Bagi yang Penasaran, Ini Rincian Gaji Ketua, Wakil, Anggota DPR RI 2021

“Agenda city tour diperbolehkan setelah jemaah melewati puncak ibadah haji. Namun, untuk yang bukan program pemerintah, harus berkoordinasi dulu dengan petugas baik itu petugas kloter, daftar, sektor, apakah diizinkan atau tidaknya keputusannya ada pada petugas yang ada di Arab Saudi,” tambah Andy.

Daftar Jemaah Haji Kota Bandung

Jemaah haji asal Kota Bandung berjumlah 1.744 orang yang dibagi menjadi 5 kloter. Kloter pertama telah berangkat pada 22 April 2026, lalu menyusul pada 2 Mei, 7 Mei, 11 Mei dan 17 Mei 2026.

Saat ini, jemaah haji kloter pertama asal Kota Bandung yang berada di Arab Saudi sedang berada di Madinah. Sedangkan untuk rombongan di kloter yang kedua, langsung diterbangkan ke Makkah untuk menjalani ibadah umrah wajib.

“Alhamdulillah kalau dari di Kota Bandung, sampai sejauh ini dengan dua kloter keberangkatan ini semua lancar tanpa ada kendala apapun. Kami juga memantau dua kloter yang sudah berada di Arab Saudi, dalam keadaan lancar semuanya baik dokumen dan kesehatan jamahnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Saat Garuda Terbang Tinggi: Momen-momen Emas Sepakbola Indonesia

Peringatan untuk Menjaga Kesehatan

Di sisi lain, pihaknya mengimbau jemaah haji asal Kota Bandung untuk menjaga kesehatan karena pelaksanaan ibadah haji akan membutuhkan energi. Persiapan fisik tentunya harus benar-benar memadai.

“Jadi, nanti ketika sudah sampai, baik yang ke Madinah ataupun yang ke Makkah untuk menghemat energi, melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya ibadah saja. Jadi, supaya nanti pada saat pas puncak hajinya nanti betul-betul siap secara fisik dan lainnya,” kata Andy.


Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.