Bupati Bogor Berduka atas Kematian Linmas yang Tewas dalam Longsor
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan kunjungan ke rumah duka korban longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga. Ia datang untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian salah satu petugas Linmas yang bernama Bidong. Peristiwa tersebut terjadi akibat tanah longsor yang menimpa korban saat sedang bertugas menjaga keamanan wilayah.
Kunjungan Bupati dilakukan pada dini hari Rabu (6/5/2026), bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor dan didampingi oleh Kepala Desa Petir. Saat tiba di lokasi, ia disambut oleh keluarga dan kerabat dari Bidong, yang berusia sekitar 60 tahun. Selain memberikan dukacita, Bupati juga membaca surah Yasin di hadapan jenazah yang masih menunggu pemakaman.
Rudy Susmanto menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan almarhum. Ia mengapresiasi dedikasi Bidong selama tujuh tahun sebagai petugas Linmas di Desa Petir. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor turut berduka cita atas meninggalnya salah satu tokoh hebat, salah satu Linmas yang menjadi korban dari tanah longsor,” ujarnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor juga telah berjanji untuk memenuhi segala hak santunan dan administrasi yang menjadi tanggung jawab pihaknya. Bupati menginstruksikan jajarannya untuk mengurus proses administrasi seperti BPJS Ketenagakerjaan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan jasa almarhum selama bertugas.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (5/5/2026) siang. Saat itu, Bidong sedang melakukan pemangkasan pohon bambu yang dipengaruhi oleh longsoran tanah sebelumnya. Namun, tiba-tiba tanah kembali longsor dan mengubur hidup-hidup korban hingga tak berdaya.
Tim SAR gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan tentang kejadian tersebut. Setelah upaya pencarian dilakukan secara maksimal, korban berhasil ditemukan pada sore hari dalam kondisi tidak bernyawa.
Proses Penanganan dan Tanggung Jawab Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa segala bentuk tanggung jawab atas kematian almarhum akan ditangani secara penuh. Hal ini termasuk pengurusan santunan dan administrasi yang menjadi haknya. Bupati menekankan bahwa almarhum adalah bagian dari sistem pemerintahan desa dan daerah, sehingga segala aspek yang muncul dari peristiwa ini menjadi tanggung jawab pemerintah.
- Dalam hal ini, pemerintah akan memastikan bahwa keluarga almarhum menerima semua hak yang layak sesuai dengan aturan yang berlaku.
- Pengurusan BPJS Ketenagakerjaan akan segera diproses untuk memastikan keluarga mendapatkan perlindungan dan bantuan finansial yang diperlukan.
- Selain itu, pemerintah juga akan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Kondisi Wilayah dan Upaya Pencegahan
Longsor yang menimpa Bidong merupakan salah satu contoh bahaya yang dapat terjadi di wilayah Dramaga, khususnya di area yang rawan bencana. Pemkab Bogor telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memperkuat sistem pengawasan dan penanganan bencana alam.
- Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan infrastruktur di daerah-daerah yang rentan longsor.
- Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan mengikuti informasi cuaca serta ancaman bencana.
- Pelibatan warga dalam program pencegahan bencana juga menjadi fokus utama, termasuk melibatkan Linmas dalam kegiatan pengawasan dan pencegahan.
Kesimpulan
Kematian Bidong sebagai Linmas yang tewas dalam longsor menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan penghargaan kepada para pekerja yang berjuang di lapangan. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir dan keluarga korban mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.



