Jenal Mutaqin Beberkan Bahaya Jalan Baru Batutulis Bogor, Tebingan PT KAI Jadi Sorotan

by -
by

Pembangunan Jalan Baru Batutulis, Kota Bogor: Masih Ada Risiko yang Mengancam Keselamatan Warga

Pembangunan jalan baru di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, akan segera dimulai setelah pemenang lelang diumumkan dalam pekan ini. Meski proses pembangunan sedang berjalan, ternyata masih ada risiko yang dapat mengancam keselamatan warga setempat.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa risiko tersebut muncul akibat penataan di sekitar kawasan belum sepenuhnya dilakukan. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah tebing penahan yang berada di atas Underpass Stasiun Batutulis. Menurutnya, kondisi tebing tersebut cukup mengkhawatirkan karena terdapat rembesan air dan struktur yang mulai miring.

Jenal menegaskan bahwa pengendara nantinya tetap akan melintasi Underpass Stasiun Batutulis meskipun jalan baru telah selesai dibangun. Hal ini dikarenakan perlintasan sebidang saat ini sudah ditutup. Ia menilai bahwa kondisi Underpass saat ini sangat rentan terhadap bahaya, terutama jika tidak segera diperbaiki.

Perlu Kolaborasi dengan PT KAI

Menurut Jenal, pihak PT KAI yang memiliki wewenang harus diundang kembali oleh Pemkot Bogor untuk memastikan sinergi antara pembangunan trase baru dan perbaikan Underpass yang saat ini dalam kondisi mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan bahwa langkah ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Depok, Senin 12 Januari 2026: Hujan Ringan Sepanjang Hari

“Saya langsung menyampaikan kepada Pak Wali bahwa PT KAI harus kita undang, agar bisa bekerja sama dalam membangun trase baru dan melakukan perbaikan pada Underpass,” ujarnya.

Jenal juga menyampaikan opsi alternatif jika tebing penahan tersebut tidak bisa diperbaiki dan tetap membahayakan keselamatan warga. Dalam hal ini, akses lama yang merupakan perlintasan sebidang Stasiun Batutulis harus dibuka kembali. Namun, akses ini akan disesuaikan dengan konsep lama, yaitu dengan memperlebar jalannya.

Evaluasi Kondisi Tebing dan Tindakan Lanjutan

Menurut rencana, Wakil Wali Kota akan segera berkoordinasi langsung dengan Dirjen PT KAI untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi masalah ini. Ia menekankan bahwa pembangunan trase baru tidak boleh menyebabkan munculnya masalah baru di kemudian hari.

“Kita tidak ingin ketika trase selesai dibangun, masalah baru timbul lagi. Oleh karena itu, semua tindakan harus dilakukan secara simultan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kondisi tebing di dekat Underpass sangat mengkhawatirkan. Rembesan air yang cukup deras terlihat di dinding tebing, sementara struktur tebing sendiri sudah miring dan banyak retakan. Hal ini menunjukkan bahwa segera diperlukan tindakan darurat untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Baca Juga:  Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Ayah-Anak Korban KM Dewi Noor

Langkah-langkah yang Diperlukan

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah penting perlu dilakukan:

  • Evaluasi struktur tebing: Dilakukan oleh ahli teknik untuk mengetahui tingkat kerentanan dan potensi bahaya.
  • Perbaikan infrastruktur underpass: Termasuk perbaikan sistem drainase dan penguatan struktur tebing.
  • Koordinasi dengan pihak terkait: Seperti PT KAI dan instansi lain yang berwenang untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
  • Pemantauan berkala: Untuk memastikan kondisi tebing tetap stabil dan aman bagi pengguna jalan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pembangunan jalan baru di Batutulis dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan risiko bagi keselamatan warga.


Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.