Diduga Korsleting MCB, Toko Es Krim di Leuwiliang Terbakar Hebat Semalam

by -18 views
Diduga Korsleting MCB, Toko Es Krim di Leuwiliang Terbakar Hebat Semalam

JABARMEDIA – Peristiwa kedaruratan yang menyasar aset bangunan komersial menggemparkan warga Bogor Barat. Insiden amukan si jago merah menyebabkan satu unit toko es krim di Leuwiliang terbakar hingga mengalami kerusakan struktural pada bagian dalam gedung, Senin (19/10/2026).

Percikan Api Muncul Pertama Kali dari Kotak Meteran

Musibah kebakaran yang melanda fasilitas usaha retail makanan manis tersebut pecah di koridor Jalan Raya Leuwiliang Nomor 33, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kobaran api dilaporkan mulai berkobar hebat sejak Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan hasil penelusuran awal serta asesmen dinamis dari petugas di lapangan. Sumber api ditengarai kuat berasal dari masalah kegagalan instalasi arus pendek kelistrikan. Percikan api korsleting muncul pertama kali dari bagian meteran miniature circuit breaker (MCB) toko.

Kondisi cuaca yang kering dan banyaknya material dekorasi interior yang mudah terbakar membuat rambatan api meluas dengan cepat. Asap hitam pekat berbau menyengat sempat membubung keluar memenuhi area teras luar ruko. Memicu kepanikan warga sekitar serta pengguna jalan yang tengah melintas.

Baca Juga:  BLH TURUN TANGAN SOAL DANAU HIJAU DI SUKABUMI

“Kebakaran menimpa sebuah gerai atau toko es krim Momoyo di Jalan Raya Leuwiliang semalam. Dugaan awal pemicu sambaran api berasal dari korsleting listrik pada komponen MCB meteran luar ruko,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, Selasa (20/10/2026).

Dua Armada Mobil Damkar Berhasil Padamkan Titik Api

Mendapat laporan kedaruratan lalin dan ancaman api tersebut, jajaran Damkar Sektor Leuwiliang langsung mengerahkan dua unit armada truk pompa air tangki menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas sempat mengalami sedikit hambatan karena padatnya kerumunan massa menonton.

Arus lalu lintas di sepanjang jalur utama lintas Ciampea–Leuwiliang sempat dilaporkan tersendat dinamis selama proses lokalisasi api berlangsung. Namun, berkat tindakan taktis penyemprotan busa cair secara marathon. Amukan api utama akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya dalam durasi 45 menit.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka bakar dari unsur karyawan maupun pengunjung dalam insiden operasional ini. Kerugian materiil yang dialami pemilik usaha retail waralaba tersebut ditaksir menembus angka puluhan juta rupiah. Imbas rusaknya peralatan pendingin mesin es.

Baca Juga:  Giri Tirta Kahuripan: Berenang Di Skypool Dengan Pemandangan Spektakuler Dari Atas Bukit Di Jawa Barat

Penyaluran Bantuan Becak Listrik dan Info Gempa Susulan

Di tempat terpisah pada rangkaian pemulihan wilayah pasca-bencana, Camat Leuwiliang Rizky Widyanto bersama perangkat desa mendampingi pembagian 13 unit bantuan becak listrik dari Presiden RI bagi pekerja informal di kawasan alun-alun. Sarana transportasi ramah lingkungan tersebut disalurkan untuk mendongkrak ekonomi pengayuh becak.

Sementara itu, sirkulasi pemulihan dampak pasca-gempa magnitudo 4,1 yang mengguncang lereng perbukitan beberapa hari lalu masih dipantau dinamis oleh BPBD Kabupaten Bogor. Sebanyak 14 kepala keluarga di Desa Purasari dikonfirmasi masih menempati posko pengungsian darurat karena trauma retakan dinding rumah tinggal mereka. Sehingga warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mandiri menghadapi dinamika cuaca konvektif.

No More Posts Available.

No more pages to load.