Jabar Media Online

Kenyataannya, IPAL komunal di masyarakat itu terbukti mampu menurunkan tingkat pencemaran air tanah dan sumur. Mengingat?limbah rumah tangga sangatlah besar. Ini dari perkiraan satu orang membutuhkan air sekitar 100 liter untuk memenuhi kebutuhannya dari minum hingga membersihkan badan di setiap harinya. Karena itu, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal ini menjadi solusi yang tepat untuk menekan pencemaran limbah rumah tangga sampai 90 persen.

“Inilah bedanya pilpres 2004 dengan pilpres 2009. Bila parpol atau gabungan parpol ingin ganti pasangan, kita masih sediakan waktu. Ganti pasangan itu misalnya karena calon yang sudah diusung berhalangan tetap, atau karena alasan lain seperti ada perubahan yang diusung parpol atau kandidat yang diusung sebelumnya tidak lolos verifikasi,” beber dia.

Apa bagusnya Cianten daripada puncak? Bisa dibilang, kawasan Cianten ini merupakan kombinasi antara perkebunan teh dan hutan lindung. Sepanjang mata memandang, hamparan luas perkebunan teh dikelilingi hutan lindung Taman Nasional Halimun-Salak. Di sini juga kita akan menemukan semacam wisata budaya. Penduduk di sekitar perkebunan masih belum begitu terpengaruh budaya kota, sehingga kehidupan sehari-harinya sebagian masih berjalan secara tradisional. Kearifan penduduk lokal dan keseriusan pengelola mengurus perkebunan ini menjadikan tempat ini memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.

Menurut Uding, setelah warga menutup jalan menuju galian pasir, sudah tidak ada truk yang mengangkut pasir. Namun, di lokasi galian pasir ini masih terdapat beberapa alat berat dan mesin menyedot pasit. Bahkan sejumlah pegawai galian pasir masih menjaga lokasi tersebut. “Kami tetap mengawasi gerak gerik galian pasir ini. Sebab, bila galian pasir ini beroprasi lagi, kami bersama warga akan langsung menyetopnya,” ujarnya.

Sejak dibukanya pendaftaran masuk Istana Bogor Senin 7 Mei lalu hingga Rabu (12/5/2009) saat ini sudah lebih dari 5000 pendaftar. Warga yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan tiket masuk Istana bukan hanya datang dari Jabotadetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) bahkan dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk ada pendaftar dari Jepang.