Banjir Bandang, Wisatawan Dilarang Masuk Green Canyon

by -9 views
Foto:tribunnews.com

Objek wisata alam Green Canyon atau Cukang Taneuh di Dusun Karangpaci, Desa Kertayasa, Cijulang, Ciamis, dilanda banjir bandang menyusul meluapnya Sungai Cijulang, Minggu (20/10/2012) pagi.

Luapan Sungai Cijulang tersebut tidak hanya membuat objek wisata lembah Green Canyon terpaksa ditutup bagi wisatwan tapi juga membuat badan jalan raya Cijulang-Cimerak tergenang banjir di lokasi dekat dermaga Green Canyon.

Di kampung Ciseureuh, genangan banjir mencapai ketingggian lutut orang dewasa. Akibat genangan air di tiga titik sepanjang 200 meter itu, sebagian arus kendaraan seperti sepeda motor dan mobil ukuran kecil dari Cijulang menuju Cimerak maupun sebaliknya dialihkan lewat Barengkok terus ke Kertayasa untuk kemudian keluar di pertigaan Ciseureuh.

“Kalau truk dan mobil bus masih bisa lewat. Mobil sedan dan motor terpaksa dialihkan lewat Barengkok. Sejak tadi siang arus kendaraan menuju Cimerak dialihkan lewat depan rumah saya,” ujar warga Desa Cijulang, H Opang, kepada Tribun, Sabtu (20/10/2012).

Meluapnya air Sungai Cijulang yang membuat Green Canyon terendam, kata Opang, menyusul hujan lebat yang mengguyur Cigugur dan Langkaplancar hampir semalaman.

Hujan lebat di daerah hulu Sungai Cijulang itu, ujar Opang, mulai turun menjelang Jumat malam hingga Sabtu (20/10) pagi.

“Di Cijulang sendiri sebenarnya hanya hujan gerimis. Tapi kami mendapat informasi di daerah atas di Cigugur dan Langkaplancar hujan mengguyur terus menerus dari tengah malam sampai pagi hari,” kata Opang.

Hal serupa juga dikatakan warga Desa Kertayasa Cijulang yang juga mantan Ketua Penggerak Pariwisata (Kompepar) Green Canyon, Hasan Mufti.

“Air Sungai Cijulang dari menit ke menit terus naik dan bertambah deras. Puncaknya pada Sabtu sekitar pukul 10.00, air Sungai Cijulang mengalir seperti bah. Deras, keruh, dan bau karena banyak membawa sampah. Kemudian arus air sungai sampai meluap ke sisi jalan raya Cijulang-Cimerak,” ujar Hasan kepada Tribun.

Menurut Hasan, sebanyak 60 perahu pesiar yang pagi hari sempat mangkal di Dermaga Green Canyon, di kampong Cisereuh, satu per satu diselamatkan pemiliknya.

“Begitu air mulai naik, satu per satu perahu pesiar di selamatkan, Diangkat ke darat. Kalau dibiarkan di dermaga bisa hanyut,” ujar Hasan yang juga pengelola perahu pesiar di Dermaga Green Canyon.

Akibat banjir bandang tersebut ratusan wisatawan yang sudah terlanjur datang ke Dermaga Green Canyon terpaksa balik kanan, meninggalkan lokasi wisawat andalan di Kabupaten Ciamis itu.

“Sejak pagi objek wisata Green Canyon sudah ditutup. Perahu persiar tidak melayani wisatawan yang mau ke Green Canyon. Tidak satu pun yang berani beroperasi, arus Sungai Cijulang sangat deras,” katanya.

sumber:tribunnews.com