MENUJU JABAR 1 : Black Campaign Ancam Perpecahan

by -5 views

black-campaignSuhu politik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013 makin meningkat dengan bermunculannya kampanye gelap (black campaign) yang menyerang beberapa pasangan calon.

Kendati isunya baru sebatas di tataran opini,tapi tidak mustahil merebak pada perpecahan di kalangan masyarakat jika para calon, tim sukses, serta aparat keamanan tidak melakukan tindakan tepat. “Tim sukses jangan melakukan tindakan yang tidak berdemokrasi. Lakukan saja secara santun karena masyarakat yang akan menjadi korban,” ujar pengamat politik dari Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi seusai peluncuran buku “Penataan Kebijakan Keamanan Nasional” di Jalan Progo,Kota Bandung,kemarin. Aparat keamanan juga harus mengetahui oknum yang melakukan kampanye gelap agar kondusivitas di masyarakat tetap terjaga.

“Polemik politik yang terjadi agar tidak melebar ke masyarakat. Kalau dibiarkan bisa merambat ke pertentangan antarpendukung di tengah masyarakat. Seluruh tim pasangan calon harus berpolitik dengan santun,” katanya. Menurut dia, tim sukses pasangan calon harus mengelola isu yang tidak memecah situasi keamanan. Salah satunya saling bersinergi antartim sukses dengan pendukung pasangan calon dalam mengelola isu.

“Jangan mengaku membela kepentingan masyarakat,tapi pada kenyataannya malah mengacaukan keamanan,” ucapnya. Apalagi, Jabar merupakan satu dari empat barometer politik nasional. Jika terjadi kekacauan di Jabar,maka bisa kacau secara nasional.“Jabar,Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara merupakan empat provinsi yang jadi barometer politik nasional.Kalau salah satunya tidak kondusif maka semua terganggu,” ungkap Muradi. Dia mengimbau masyarakat tetap menjaga sikap agar tidak melakukan langkah politik yang menyimpang.

“Respons aparat keamanan harus jeli melihatnya, apakah sudah masuk persoalan besar atau baru tataran opini,”ucapnya. Di bagian lain, KPU Jabar akan menggelar rapat pleno terbuka tentang penetapan rekapitulasi DPT Pilgub Jabar 2013, Kamis (15/1). “Ini menjadi daftar yang disepakati bersama sesuai Peraturan KPU No 12/2004 bahwa DPT akan dijadikan dasar pencetakan surat suara,”kata Ketua Pokja Sosialisasi KPU Jabar Aang Ferdhiman. atep abdillah kurniawan/ ant

Sumber : seputar-indonesia.com