Harga Daging di Cianjur Tembus Rp 125.000/Kg

by -6 views

1107daging-cianjurHanya dalam kurun waktu sekitar empat hari, harga daging di Cianjur naik. Di beberapa pasar kini harganya tembus hingga Rp 125 ribu per kilogram. Misalnya saja di pasar Cibeber, harga daging sudah mencapai Rp 125 ribu.

“Kalau di Pasar Cibeber naiknya cepat dan tajam. Mungkin kalau di Pasar Induk masih Rp 100 per kilogram. Kami susah mendapatkan pasokan daging. Sebagian pedagang disini mengambil dari pedagang di Pasar Induk, makanya harganya lebih tinggi,” ucap salah seorang pedagang pasar Cibeber, ahmad (40) kepada “PRLM”, Kamis (11/7/2013).

Sedangkan salah seorang pedagang daging di pasar Induk Cianjur, Lilis (46) mengatakan kenaikan harga daging memang karena pasokannya yang susah. Dari salah satu pemasoknya mengatakan untuk mendapatkan sapi lokal sangat susah sehingga harus mendatangkan dari Jawa Tengah.

“Biasanya saya bisa dipasok dua hingga tiga ekor sehari. Ini satu ekor saja, berebut juga dengan pedagang daging lainnya. Itu yang membuat mahal. Harga kiloan sapi hidup juga naik karena pasokan susah. Jika dulu per kilogram sapi hidup harganya Rp 34 ribu, kini mencapai Rp 40 ribu,” tuturnya.

Belum lagi, kata Lilis, karena mendatangkan sapi dari luar daerah membuat biaya transportasi menjadi lebih malah karena ada kenaikan harga bensin. “Selain itu, kualitas sapi saat ini juga banyak lemaknya. Jadi, daging yang bisa diambil hanya sedikit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Yudi Adi Nugroho menerangkan, kenaikan harga saat bulan Ramadhan memang selalu terjadi.

Hal ini disebabkan adanya lonjakan permintaan dari konsumen. “Tetapi setelah bulan Puasa berjalan, harga kebutuhan akan normal kembali. Kenaikan harga kembali terjadi menjelang Lebaran nanti,” ucapnya. (pikirin-rakyat)***