Pengoperasian KA Rute Sukabumi-Cianjur-Bandung Molor Lagi

by -7 views

keretaRencana pembukaan jalur kereta Sukabumi-Cianjur hingga Bandung yang sedianya akan dioperasikan awal Februari ini batal terlaksana. Alasannya, perbaikan jalur kereta yang sudah tidak beroperasi sekitar dua tahun lebih ini belum rampung.

Humas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) II Bandung, Zunerfin menuturkan, titik perbaikan yang belum selesai itu berada di Jembatan Cisokan Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Saat ini, jalur tersebut masih diperbaiki Kementerian Perhubungan.

“Target awalnya memang Februari, tapi jalur di Jembatan Cisokan belum bisa dilalui,” ujar Zunerfin kepada Radar Sukabumi (Grup JPNN.com) usai pertemuan dengan Bupati Bandung Barat, Kamis (5/2).

Menurutnya, pengoperasian kereta Sukabumi-Cianjur-Bandung kembali ditargetkan awal Maret mendatang. Itupun jika perbaikan di Jembatan Cisokan tidak mengalami kendala lagi.

“Mudah-mudahan saja bisa selesai, sehingga bisa segera beroperasi,” imbuhnya.

Zunerfin menjelaskan, kelanjutan transportasi Sukabumi-Cianjur menuju Bandung akan dilayani kereta kategori perintis. Layanannya tidak jauh berbeda dengan KA Siliwangi atau KA Pangrango yang lebih dulu beroperasi.

“Pakai kereta api perintis, tidak jauh beda dengan KA Siliwangi,” imbuhnya.

Kereta tersebut akan difasilitasi dengan kelas ekonomi dan AC. Terkait penamaan, Zunerfin belum memberikan informasi nama apa yang akan dipakai untuk kereta itu.
“Mungkin KA Kiansantang atau yang lain,” imbuhnya.

Soal harga tiket, Zunerfin memastikan harganya tidak terlalu tinggi. Bahkan, kemungkinan lebih murah dari KA Siliwangi atau KA Pangrango.

“Lebih murah dari harga tiket kereta api yang lain, dapat subsidi dari pemerintah,” paparnya. Sebelumnya, Kepala Stasiun Sukabumi, Tasiman mengatakan para penumpang di Sukabumi banyak yang menanti kehadiran KA penghubung Sukabumi-Cianjur-Bandung. Mereka menanyakan kapan layanan kereta jurusan Sukabumi-Cianjur bisa nyambung ke Bandung.

“Memang ada beberapa penumpang yang menanyakan hal itu. Pengennya tidak hanya sampai Cianjur, tapi hingga ke Bandung,” tuturnya.

Namun, lanjut Tasiman, dirinya tidak bisa memastikan kapan layanan kereta itu akan dibuka. Hal tersebut menjadi kewenangan dari Direksi PT KAI, sementara pihaknya hanya mengurusi pelayanan di Stasiun Sukabumi saja. “Terkait kesiapannya seperti apa, rencananya bagaimana dan kapan akan diaktifkan, itu semua kewenangan pusat,” imbuhnya.

Di lain hal, Tasiman menjelaskan KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur yang diresmikan hampir setahun silam ini, masih minim peminat. Setiap harinya, KA Siliwangi tak satu gerbong pun terisi penuh oleh penumpang.

“Kecuali kalau akhir pekan, kadang satu gerbong penuh,” imbuhnya.

Padahal, sama dengan KA Pangrango ratusan kursi tersedia untuk di KA Siliwangi ini. KA Siliwangi mampu menampung sekitar 318 penumpang kelas ekonomi dan seratus kelas eksekutif.

“Paling sekitar sepuluh orang, minatnya memang masih kurang,” pungkasnya.

(JPNN)