Setelah Menunggu 17 Tahun, Tol Bocimi Mulai Dibangun

by -6 views

bocimiSetelah menunggu lama, rencana pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) akhirnya mulai direalisasikan. Ditandai dengan pencanangan pembangunan (ground breaking) jalan toll Ciawi-Sukabumi sepanjang 15,4 km seksi 1 pada Senin, 9 Februari 2015 di Jalan Raya Tajur.

“Pencanangan ini menandakan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” kata Menteri PU, Mochamad Basoeki Hadimoeljono. Menurutnya, seperti yang disampaikan Presiden, tidak banyak negara yang berani mencanangkan pertumbuhan ekonominya. Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang ingin memajukan pertumbuhan ekonomi. “Karena dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, dan menekan inflasi yang lebih rendah, kesejahteraan dapat dirasakan rakyat kita,” lajutnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan “Masa penantian dari 1997 sampai saat ini, 17 tahun adalah masa yang sangat lama dalam pembangunan toll Ciawi-Sukabumi.” Aher berharap kepada Menteri PU khususnya, agar tidak ada lagi perencanaan pembangunan tol yang memakan waktu begitu lama.

Toll Bocimi merupakan kelanjutan jalan toll Jagorawi. Dalam rencana induk jaringan jalan tol Non-trans Jawa, toll Bocimi merupakan bagian dari rencana program jangka pendek dan akan menjadi salah satu toll penghubung Jakarta di belahan Utara dan Sukabumi di wilayah Jawa Selatan.

Kelak dengan beroperasinya Toll Ciawi-Sukabumi, maka diharapkan kemacetan di beberapa titik rute Jakarta-Sukabumi yang saat ini sudah demikian parah, dapat teratasi. “Kemacetan yang terjadi di jalur Pantura hanya 1 tahun sekali, yaitu menjelang hari raya Idul Fitri. Namun rute Sukabumi dapat mengalami kemacetan setiap hari,” tambah Ahmad Heryawan.

Pembangunan jalan tol ini juga diyakini dapat membantu pengembangan kawasan wilayah Jawa Barat Selatan melalui peningkatan aksesibilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah tersebut, di samping mewujudkan pemerataan pembangunan.

Pembangunan Tol Bocimi dilakukan oleh PT. Trans Jabar. Perusahaan ini merupakan perusahaan toll yang telah menjadi anak usaha PT. MNC Toll Investama sejak akhir 2012 lalu. “Waktu kami masuk, ini dilematis karena anggaran belum turun. Akhirnya kami putuskan untuk mendanai dulu. Angka yang sempat kami danai hampir mencapai 600 millyar,” ungkap CEO MNC Hari Tanoe Sudibjo pada acara yang juga dihadiri oleh Wakil Walikota Usmar Hariman, dan Sekda Kota Bogor Ade Syarip, PLT Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti, dan Perwakilan Wakil Walikota dan Bupati Sukabumi. (kotabogor.go.id)