
Penemuan batu akik tersebut, hanya berjarak beberapa kilo dari lokasi penemuan giok di Desa Sungai Tutung. Menariknya lagi, batu akik yang ditemukan warga tersebut, tidak hanya berupa bongkahan saja, namun satu bukit diduga terbuat dari batu akik.
Sekretaris Desa Pungut Hilir, Aswardi, membenarkan adanya penemuan batu akik di desanya. “Lokasinya hanya 20 meter dari ujung desa kami. Baru ditemukan warga beberapa hari lalu,” jelasnya.
Menariknya lagi kata Aswardi, batu yang ditemukan tersebut jenisnya tidak hanya satu saja, namun di bukit tersebut ditemukan puluhan jenis batu akik, seperti giok, panca warna, sulaiman, dan beberapa batu yang mirip dengan solar aceh.
Batu yang ditemukan tersebut lanjutnya, rata-rata sudah mengkristal. Ini terlihat saat disenter. ”Batu bukit pungut hilir itu rata-rata tembus cahaya kalau disenter. Warganya juga banyak,” beber Aswardi, Selasa (10/3/2015). (Edi Januar)
(Tribunnews)







