Pemkot Bogor Tempatkan Petugas di Mall untuk Cegah Sandal Berlafaz Allah

by -17 views

sendalDinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, bakal menempatkan dua orang pegawai di setiap pusat perbelanjaan di Kota Bogor.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan barang produksi sandal merk Glacio, dari Sidoarjo yang terdapat lafaz Allah.
“Untuk itu kami antisipasi dijaga dua petugas untuk seminggu ke depan,” kata Kabid Perdagangan Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga, pada TribunnewsBogor.com.
Sejak tanggal 13 Oktober 2015, Disperindag bersama Sat Reskim Polres Bogor kota, telah melakukan sidak ke tujuh pasar tradisional, dan dua mall di Kota Bogor.
“Tapi hasilnya nihil, kemungkinan barangnya masih dalam perjalanan ke Bogor,” kata Mangahit.
Pada Senin 12 Okt 2015 pukul 14.30 WIB, petugas sampai mengecek ke lokasi pabrik, PT Pradipta Perkasa Makmur KM 33,2 Jalan Raya Wringinanom, Gresik, Jawa Timur.

Kemudian, pabrik pun menarik hasil produksi yang terdapat tulisan mirip lafal Allah. Diakui bahwa mesin cetak sandal itu dipesan dan didatangkan langsung dari China.
Pabrik sandal ini sebelumnya telah beroperasi belasan tahun. Namun baru 2014 memproduksi sandal merek Glacio.
Pada Sepetember 2014 diproduksi 12.000 pasang.
Kemudian Desesember 2014 diproduksi 6.000 pasang. Maret 2015 diproduksi 7.420 pasang.
April 2015 diproduksi 12.000 pasang. Juli 2015 diproduksi sebanyak 12.000 pasang.
Agustus 2015 diproduksi 16.500 pasang. September 2015 diproduksi 10.150 pasang dan Oktober 2015 diproduksi 6.000 pasang.
Pemilik Perusahaan, Mr Lou Hwa sudah dipanggil Polda Jatim dan juga sudah membuat surat pernyataan maaf yang ditujukan kepada MUI dan PWNU.

(Tribunnewsbogor)