Wisuda Akbar SGI MT: Guru Diharapkan Andil Dalam Peradaban Indonesia Mulia

by -373 views

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/jabar/web/jabarmedia.com/public_html/wp-content/themes/majalahpro/template-parts/content-single.php on line 85

(JABARMEDIA) Cilegon – Sekolah Guru Indonesia (SGI) menggelar Wisuda Akbar SGI Master Teacher Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu, 22 September 2021.

Sebanyak 86 guru berhasil menyelesaikan rangkaian proses perkuliahan selama 3 bulan dengan kurikulum 10 Kepemimpinan Guru.

Acara dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Cilegon, Drs. H. Idris Jamroni, M.Pd, Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, M.Pd, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Cilegon, Ketua SGI, Kepala cabang DD Bante dan GM Pendidikan, Budaya dan Dakwah DD, Utsadz Herman Budiyanto, M.Si.

“DD Banten sudah berada 11 tahun, SGI menepatkan guru di daerah terpencil. Tujuan agar guru menjadi kreatif, berkuaitas sehingga lahir murid yang baik. Kami berterima kasih kepada SGI, Dinas Pendidikan, Kemenag dan semua pihak yang mendukung, semoga kedepan semakin banyak penerima maanfaat.” Kata Mokhlas Pidono, Kepala Cabang DD Banten.

“Saya baca hastag, #bangga jadi guru, jadi guru bukan diukur dengan materi, berangkatlah ke sekolah dengan niat Ibadah maka akan menjadi mudah. Guru SGI harus menjadi pembaharu social change, kebanggaan seorang guru ketika anak didik berhasil meraih cita-cita. #Guru Pemimpin terus belajar, guru yang menfasilitasi anak-anak,” tutur Nurhadi, M.Pd kepada rakanews.

Guru Sebagai Pilar Pondasi Bangsa

“3 pilar pondasi Bangsa; ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Dalam program pendidikan kita masih mempunyai banyak PR. Guru menjadi ujung tombak, kalaulah guru tidak cukup mampu mendidik murid, tentu perdaban akan sulit tercipta. Ada 3 esensi pendidikan; esesni pertama, dari tenaga pendidik, kita mempunyai semaungat untk menyampaikan value. Esensi ke 2 yaitu ilmu; ilmu lisan, ilmu aqli, dan aqla, esensi ke 3 adalah metode pembelajar. Mudah- mudahan kami DD, sebagai mitra strategis bagi pemerintah. Kita bersama bercita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan, ekonomi, dan pendidikan. Sehingga menjadi perdaban Indonesia yang mulia.“ Ucap Ust, Herman Budiyanto, M.Si, GM Pendidikan, Budaya, dan Dakwah Dompet Dhuafa.

Acara prosesi wisuda dengan pembacaan oleh Ketua SGI pemberian Ijazah dan pengalungan medali oleh GM Pendidikan, Budaya dan Dakwah. Juga Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang dan Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Cilegon. Selesai prosesi wisuda, 86 guru resmi menjadi aktivis pendidikan SGI, dan acara akan dilanjutkan dengan musyawarah wilayah Banten.

(redaksi)