Kiper Terbaik Super League 2025/2026: Persib Bandung Puncaki Daftar dengan Dominasi Lokal

by -
by
Kiper Terbaik Super League 2025/2026: Persib Bandung Puncaki Daftar dengan Dominasi Lokal

Empat Kiper dengan Statistik Terbaik di Pekan Ke-23 Super League

Dalam kompetisi Super League musim ini, terdapat empat kiper yang mencatatkan statistik terbaik hingga pekan ke-23. Mereka berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam menjaga gawang masing-masing klub. Berikut adalah daftar lengkap kiper-kiper tersebut.

Teja Paku Alam – Persib Bandung

Teja Paku Alam menjadi salah satu kiper terbaik di Super League musim ini. Sebagai penjaga gawang utama Persib Bandung, ia mencatatkan rekor pribadinya dengan 14 cleansheet dalam 20 pertandingan yang dijalani. Angka ini menjadi yang terbanyak di antara para kiper lainnya hingga pekan ke-23.

Presentase cleansheet Teja mencapai 70 persen, menunjukkan dominasinya dalam menjaga gawang. Ia tidak hanya menjadi kiper tersubur di Super League, tetapi juga menjadi andalan utama bagi Maung Bandung.

Nadeo Argawinata – Borneo FC

Nadeo Argawinata, kiper Timnas Indonesia yang bermain untuk Borneo FC, menduduki posisi kedua setelah Teja Paku Alam. Dengan 8 cleansheet dari 22 pertandingan yang dilakoninya, Nadeo mencatatkan presentase cleansheet sebesar 36 persen.

Baca Juga:  Kreasi Menu Buka Puasa: Lasagna Gurih dan Bergizi, Mudah Dibuat

Ia belum pernah tergantikan selama berlaga bersama Borneo FC, dan posisinya sebagai kapten tim sulit tergeser oleh kiper lain. Performanya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam strategi Borneo FC.

Mike Hauptmeijer – Bali United

Mike Hauptmeijer, kiper asing dari Bali United, menjadi satu-satunya kiper asing yang masuk dalam daftar empat besar kiper terbaik. Ia mencatatkan 8 cleansheet dalam 22 pertandingan yang dijalaninya, dengan presentase 36 persen.

Posisinya di bawah mistar gawang Bali United tidak pernah tergantikan. Performa konsistennya membantu Bali United dalam menjaga hasil positif di setiap pertandingan.

Cahya Supriadi – PSIM Yogyakarta

Cahya Supriadi, kiper Timnas kelompok usia, telah meninggalkan slot pemain U-23 dan menjadi pemain utama di PSIM Yogyakarta. Ia mencatatkan 7 cleansheet dalam 19 pertandingan yang dijalaninya, dengan presentase 36,8 persen.

Konsistensi dan kemampuan Cahya dalam menjaga gawang membuatnya menjadi pilihan utama pelatih PSIM Yogyakarta. Ia berhasil membuktikan bahwa ia layak berada di posisi utama tanpa harus bergantung pada status pemain U-23.

Baca Juga:  Itinerary Cirebon 2 Hari 1 Malam, Solo Traveling dari Tegal dengan Anggaran Rp 900 Ribu

Perbandingan Statistik Kiper

Berikut adalah ringkasan perbandingan statistik dari empat kiper terbaik di Super League:

  • Teja Paku Alam (Persib Bandung)
  • Jumlah pertandingan: 20
  • Cleansheet: 14
  • Presentase: 70%

  • Nadeo Argawinata (Borneo FC)

  • Jumlah pertandingan: 22
  • Cleansheet: 8
  • Presentase: 36%

  • Mike Hauptmeijer (Bali United)

  • Jumlah pertandingan: 22
  • Cleansheet: 8
  • Presentase: 36%

  • Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)

  • Jumlah pertandingan: 19
  • Cleansheet: 7
  • Presentase: 36,8%






Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.