Empat Kiper dengan Statistik Terbaik di Pekan Ke-23 Super League
Dalam kompetisi Super League musim ini, terdapat empat kiper yang mencatatkan statistik terbaik hingga pekan ke-23. Mereka berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam menjaga gawang masing-masing klub. Berikut adalah daftar lengkap kiper-kiper tersebut.
Teja Paku Alam – Persib Bandung
Teja Paku Alam menjadi salah satu kiper terbaik di Super League musim ini. Sebagai penjaga gawang utama Persib Bandung, ia mencatatkan rekor pribadinya dengan 14 cleansheet dalam 20 pertandingan yang dijalani. Angka ini menjadi yang terbanyak di antara para kiper lainnya hingga pekan ke-23.
Presentase cleansheet Teja mencapai 70 persen, menunjukkan dominasinya dalam menjaga gawang. Ia tidak hanya menjadi kiper tersubur di Super League, tetapi juga menjadi andalan utama bagi Maung Bandung.
Nadeo Argawinata – Borneo FC
Nadeo Argawinata, kiper Timnas Indonesia yang bermain untuk Borneo FC, menduduki posisi kedua setelah Teja Paku Alam. Dengan 8 cleansheet dari 22 pertandingan yang dilakoninya, Nadeo mencatatkan presentase cleansheet sebesar 36 persen.
Ia belum pernah tergantikan selama berlaga bersama Borneo FC, dan posisinya sebagai kapten tim sulit tergeser oleh kiper lain. Performanya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam strategi Borneo FC.
Mike Hauptmeijer – Bali United
Mike Hauptmeijer, kiper asing dari Bali United, menjadi satu-satunya kiper asing yang masuk dalam daftar empat besar kiper terbaik. Ia mencatatkan 8 cleansheet dalam 22 pertandingan yang dijalaninya, dengan presentase 36 persen.
Posisinya di bawah mistar gawang Bali United tidak pernah tergantikan. Performa konsistennya membantu Bali United dalam menjaga hasil positif di setiap pertandingan.
Cahya Supriadi – PSIM Yogyakarta
Cahya Supriadi, kiper Timnas kelompok usia, telah meninggalkan slot pemain U-23 dan menjadi pemain utama di PSIM Yogyakarta. Ia mencatatkan 7 cleansheet dalam 19 pertandingan yang dijalaninya, dengan presentase 36,8 persen.
Konsistensi dan kemampuan Cahya dalam menjaga gawang membuatnya menjadi pilihan utama pelatih PSIM Yogyakarta. Ia berhasil membuktikan bahwa ia layak berada di posisi utama tanpa harus bergantung pada status pemain U-23.
Perbandingan Statistik Kiper
Berikut adalah ringkasan perbandingan statistik dari empat kiper terbaik di Super League:
- Teja Paku Alam (Persib Bandung)
- Jumlah pertandingan: 20
- Cleansheet: 14
-
Presentase: 70%
-
Nadeo Argawinata (Borneo FC)
- Jumlah pertandingan: 22
- Cleansheet: 8
-
Presentase: 36%
-
Mike Hauptmeijer (Bali United)
- Jumlah pertandingan: 22
- Cleansheet: 8
-
Presentase: 36%
-
Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
- Jumlah pertandingan: 19
- Cleansheet: 7
- Presentase: 36,8%







