Novi, Bocah 12 Tahun di Depok Jadi Peringkat 10 Kelas Meski Sering Ngamen

by -
by
Novi, Bocah 12 Tahun di Depok Jadi Peringkat 10 Kelas Meski Sering Ngamen

JABARMEDIA – Meski sering bolos dan terlihat seperti anak yang tidak bersemangat, Novi (12 tahun) mampu meraih peringkat 10 di sekolahnya daerah Depok. Gadis kecil ini viral karena sering menggendong adiknya sambil menemani ibunya mengamen di Depok. Kini, Novi berharap bisa berhenti turun ke jalan dan fokus pada pendidikan.

Ibunda Novi, Siti, mengatakan bahwa ia terpaksa mengamen bersama anak-anaknya. Ia menjelaskan bahwa suaminya mengalami kecelakaan sehingga harus memainkan gitar untuk menggantikan tugas suaminya.

Saat aku mulai tekun memainkan gitar, suamiku mengalami kecelakaan dan tangannya patah,” ujarnya saat ditemui, Minggu (21/6).

Kecelakaan suaminya terjadi sekitar satu tahun lalu. Saat itu kondisi ekonomi keluarga sedang sangat sulit. Ia harus membayar kontrakan sekaligus biaya pengobatan suaminya.

Harus bisa mencari nafkah sendiri. Karena posisi tangannya patah, dan saya juga sedang menyewa rumah,” katanya.

Awalnya saya hanya ngebadut,” tambahnya.

Sosok Novi yang Cerdas

Menurut Siti, Novi adalah anak yang ceria dan aktif di kelas. Ia juga dikenal sebagai sosok yang pintar dan selalu mendapatkan nilai bagus.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Film Komedi NetflixBuat Ibu Hamil, Pasti Buat Bahagia!

Dia disebut aktif dan pinter. Jadi dia selalu dapat nilai bagus,” ucap Siti.

Namun, Siti mengatakan bahwa prestasi Novi sempat turun akibat sering menemani ibunya mengamen. Ia menyebut bahwa absen yang sering membuat performa Novi menurun.

Peringkatnya masih dapet. Tapi di atas lima besar saja. Di bawah sepuluh besar,” kata Siti.

Kehadirannya kurang, jadi itu yang memengaruhi,” tambahnya.

Proses belajar Novi pun terganggu. Siti menilai, kurangnya kehadiran Novi merupakan kesalahan dari orang tuanya.

Sebenarnya dia cerdas. Tapi tetap saja salah orang tuanya banget,” ujarnya.

Sekolahnya harus dikorbankan,” lanjutnya.

Ia berharap ada bantuan usaha atau pekerjaan yang memungkinkan dirinya membawa anak, agar Novi dan adiknya tidak perlu lagi ikut mengamen.

Mudah-mudahan ada yang masuknya kayak bisa ya udah. Lu buka usaha apa. Ada kerjaan yang bisa bawa anak. Jadi si kakak bisa fokus sekolah, ayahnya bisa kerja,” kata Siti.

Baca Juga:  Bupati Bogor Sambut Pasis Seskoad, Perkuat Sinergi Wilayah

Perempuan mana sih yang mau turun ke jalanan. Semua perempuan maunya di rumah ngurus anak-anak. Cuma keadaan kan,” ujarnya.

Keinginan Novi

Kini, Novi memiliki harapan sendiri. Ia ingin kembali fokus pada pendidikan dan berhenti bermain-main dengan nilainya.

Aku pengennya fokus sekolah, nggak main-main lagi,” kata Novi.

Meski sadar kondisi ekonomi keluarganya sulit, Novi tetap berharap bisa berhenti turun ke jalan.

Tapi mudah-mudahan aja itu bisa terwujud. Aku pengen itu doang, bisa langsung fokus sekolah, nggak main-main lagi,” ujarnya.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.