Kolaborasi Strategis Bogor Timur: Membuka Lapangan Kerja bagi Lulusan Paket C Melalui Sinergi Pentahelix

by -
Kolaborasi Strategis Bogor Timur: Membuka Lapangan Kerja bagi Lulusan Paket C Melalui Sinergi Pentahelix

JABARMEDIA – Semangat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di Kota Bogor terus diperkuat melalui langkah-langkah kolaboratif yang inklusif. Tiga perusahaan nasional terkemuka, yakni Cleansheet Indonesia, SCO, dan Pestigo. Telah menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Sekolah Djuara PKBM Bakti Nusa serta Pemerintah Kecamatan Bogor Timur. Kolaborasi ini difokuskan pada penyediaan lapangan kerja bagi para lulusan Paket C setara SMA. Guna memastikan bahwa setiap warga memiliki peluang yang sama untuk produktif dan berdaya saing di pasar tenaga kerja.

Inisiatif ini merupakan perpanjangan tangan dari visi pembangunan Kota Bogor yang diusung oleh Dedie A. Rachim, yang menekankan pentingnya akses pendidikan dan pekerjaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya wadah kolaborasi ini, hambatan bagi lulusan pendidikan non-formal dalam memasuki dunia kerja profesional diharapkan dapat dihilangkan secara bertahap melalui sistem pelatihan dan penyaluran yang terintegrasi.

Implementasi Pendekatan Pentahelix untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kepala Sekolah Djuara PKBM Bakti Nusa, Sumedi, S.E., menegaskan bahwa kemitraan strategis ini adalah bentuk nyata dari pendekatan pentahelix. Konsep ini melibatkan sinergi antara unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Melalui model ini, tanggung jawab pengembangan kualitas SDM tidak lagi hanya bertumpu pada lembaga pendidikan semata. Melainkan menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  SMAN 1 Kontrol UN via CCTV

Fokus utama dari kerja sama ini adalah meningkatkan kompetensi teknis maupun non-teknis para peserta didik. Sumedi menambahkan bahwa lulusan Paket C kini tidak perlu merasa rendah diri. Karena mereka akan dibekali dengan standar kemampuan yang setara dengan kebutuhan industri. Hal ini penting agar mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Baik saat memutuskan untuk langsung bekerja maupun ketika memilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Program Siap Kerja Abad 21 dan Dukungan Akademisi

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi, Politeknik Prasetya Mandiri hadir sebagai mitra akademis dalam menjalankan program bertema “SIAP KERJA ABAD 21”. Program ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan di era transformasi digital. Peserta akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai literasi teknologi, teknik komunikasi efektif, pengembangan karakter profesional. Hingga dasar-dasar kewirausahaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

Selain memberikan pelatihan praktis, Politeknik Prasetya Mandiri juga membuka pintu bagi para lulusan Paket C untuk meraih gelar akademik melalui berbagai program studi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan demikian, ekosistem yang dibangun tidak hanya berfokus pada penyerapan tenaga kerja jangka pendek, tetapi juga pada pengembangan karier jangka panjang bagi generasi muda di Kota Bogor.

Baca Juga:  Pemulihan Jembatan Cibalok Tajur Bogor, Lalu Lintas Kembali Lancar

Sinergi Dunia Usaha dan Momentum Hari Jadi Bogor ke-544

Camat Bogor Timur, Uay Setiawan, menyambut positif inisiatif ini dan menjadikannya sebagai momentum istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Program ini ditargetkan mampu menyentuh 544 lulusan Paket C yang saat ini masih dalam status pencarian kerja. Dengan target yang spesifik tersebut, pemerintah kecamatan berharap angka pengangguran di wilayah Bogor Timur dapat berkurang secara signifikan melalui langkah-langkah yang terukur dan nyata.

Dukungan penuh juga disuarakan oleh para pemimpin perusahaan yang terlibat. Harlan Bengardi, CEO Pestigo, menyatakan bahwa industri saat ini sangat mendambakan SDM yang memiliki etos kerja tinggi dan kemauan untuk terus belajar.

Sementara itu, Dihqon Nadaamist dari Cleansheet Indonesia serta perwakilan dari SCO menegaskan bahwa penyediaan akses pekerjaan adalah kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan talenta-talenta muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Jupri Preman Pasar Tumpah Ditangkap, Kapolresta Bogor: Dia Dedengkotnya