Pemkab Bogor Tangani Cepat Saluran Parakan Jati Pasca Banjir

by -1 views
Pemkab Bogor Tangani Cepat Saluran Parakan Jati Pasca Banjir

JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menindaklanjuti aduan warga Bogor terkait dampak banjir. Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II, Dinas Pekerjaan Umum, penanganan difokuskan pada Saluran Parakan Jati. Lokasi terdampak berada di Kampung Citayam RT 01/RW 03, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, setelah insiden luapan air pada Kamis (1/10).

Respons cepat ini merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor. Petugas UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin (12/10). Tindakan ini menyusul laporan yang diterima melalui pesan Instagram. Peninjauan tersebut bertujuan mengetahui kondisi aktual saluran irigasi. Selain itu, identifikasi penyebab luapan air yang berdampak serius pada pemukiman warga juga dilakukan.

Kaji Cepat dan Dampak Banjir di Citayam

Kepala UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum, Esda Permana Lukman, menjelaskan hasil kaji cepat. Kejadian tersebut bermula saat hujan deras melanda pada Kamis (1/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi cuaca ekstrem ini menyebabkan Saluran Parakan Jati meluap secara signifikan ke saluran drainase warga. Akibatnya, volume air tidak tertampung. Air kemudian masuk ke rumah milik Soleh, bahkan mengakibatkan dinding rumahnya roboh dan menimpa rumah milik Abd Rosid.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Terapkan WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Prima

“Sebagai langkah penanganan awal, UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II bersama PSDA Parakan Jati melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Saluran Parakan Jati,” jelas Esda. Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan unit terkait dalam merespons bencana alam yang berdampak pada masyarakat.

Upaya Penanganan Saluran Parakan Jati untuk Mencegah Banjir Berulang

Esda menuturkan, kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah dan sedimentasi. Material ini selama ini menghambat aliran air di Saluran Parakan Jati. Tumpukan tersebut menjadi salah satu faktor utama penyebab luapan air saat intensitas hujan tinggi. Oleh karena itu, upaya pembersihan ini sangat krusial. Tujuannya untuk membantu memperlancar aliran saluran serta mengurangi potensi luapan air yang dapat kembali berdampak negatif terhadap pemukiman warga.

Melalui penanganan dan tindak lanjut aduan masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan respons terhadap persoalan infrastruktur lingkungan, khususnya saluran irigasi dan drainase, guna meminimalkan risiko banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. Respons cepat terhadap aduan masyarakat, seperti yang terjadi di Bojonggede ini, menunjukkan komitmen Pemkab Bogor dalam pelayanan publik dan mitigasi bencana.

Baca Juga:  Sebanyak 25 Ton Beras Disalurkan Oleh Bupati Bogor Untuk Gerakan Pangan Murah