Kondisi Jalur Alternatif Mudik di Kab. Subang Rusak

by -9 views

SUBANG, – Empat jalur alternatif mudik Lebaran di Subang yang terhubung ke jalur pantai utara (pantura) saat ini dalam kondisi rusak.

“Sekitar 45 persen rusak berat,” kata Kasi Pembangunan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Subang, Andri M. Priatna di ruang kerjanya, Kamis (26/7).

Empat jalur alternatif tersebut yaitu Jalan Kalijati-SUkamandi dengan panjang 22,3 km, Jalan Cipendeuy – Pabuaran 17 km, Jalan Cilamaya-Ciasem 13,8 km dan Jalan Kamarungtanjung-Pusakanagara 23,9 km.

Jalan Cipeundeuy-Pabuaran dan Jalan Cilamaya Ciasem merupakan jalan kabupaten, sementara Jalan Kalijati-Sukamandi dan Jalan Kamarungtanjung-Pusakanagara kini tengah dalam peralihan peningkatan status menjadi jalan provinsi.

Andri mengakui, perbaikan beberapa jalur alternatif tersebut lamban karena beberapa proses yang harus dilalui, seperti lelang dan pembuatan surat perjanjian kerja sama (SPK).

Menurut dia, SPK pemborong dan Pemda Subang untuk perbaikan jalur alternatif baru ditandatangani kedua belah pihak pada 12 Juli lalu.

“SPK itu hanya untuk perbaikan jalan kabupaten, yaitu CIpeundeuy-Pabuaran dan Cilamaya-Ciasem. Sementara jalan Kalijati-Sukamandi dan Jalan Kamarungtanjung-Pusakanagara ditangani pemerintah provinsi,” katanya,

Perbaikan jalan, kata Andri, dilakukan 14 hari setelah penandatanganan SPK. Meski demikian, menurut dia, perbaikan jalan alternative tersebut hanya berupa pemerataan jalan mengingat kebutuhan penggunaan jalan yang mendesak.

“Kami mendesak kepada pemborong agar semua jalur alternatif itu bisa digunakan pada mudik Lebaran nanti,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Subang, Ajun Komisaris Asep Saepudin sebelumnya melakukan pengecekan ke beberapa jalur alternatif tersebut. Dia mengungkapkan, beberapa jalan alternatif dalam kondisi tidak layak untuk digunakan.

“Kami minta agar Dinas Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan, karena beberapa jalur alternatif itu sangat vital,” katanya.

Dia mengatakan, semua jalur alternatif tersebut seharusnya bisa selesai diperbaiki pada sepuluh hari sebelum Lebaran. Hal itu dibutuhkan untuk mengantisipasi membeludaknya kemacetan lalu lintas di jalur pantura pada musim mudik Lebaran.

Khusus untuk pengamanan lebaran 2012, Polres Subang akan menerjunkan kekuatan sebanyak 990 personel atu dua pertiga dari seluruh anggota yang ada. Jumlah itu, belum termasuk bantuan samping, seperti dari DLLAJ, TNI, Pramuka, Dinas Kesehatan, Orari, dan potensi masyarakat lainnya. (A-192/A-89)***

Sumber : www.pikiran-rakyat.com