Kematian 9 Warga Cibingbin Tergolong Kejadian Luar Biasa

by -9 views

foto:pikiran-rakyat.com

Kematian 9 orang warga Kec. Cibingbin, Kab. Kuningan, akibat kecelakaan lalu lintas di Lampung Jumat pekan kemarin, dinilai Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, tergolong Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sangat memilukan. “Bapak (demikian Aang sambil mengusap dadanya dengan telapak tangan kanannya-red.), benar-benar merasa sangat terpukul atas meninggalnya warga Cibingbin dalam kecelakaan lalu lintas itu. Peristiwa ini menurut saya, kejadian luar biasa,” tutur Aang Hamid Suganda, sepulang melayat kepada keluarga 9 korban meninggal kasus kecelakaan tersebut di Kec. Cibingbin, Kuningan, Minggu (16/9) malam.

Pada Minggu (16/9) malam mulai sekitar pukul 18.30 WIB., hingga sekitar pukul 22.00 WIB., Aang Hamid Suganda disertai Dandim 0615 Kuningan Letnan Kolonel Kavaleri Sugeng Waskito Aji, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Kuningan Hidayat Mumin, dan beberapa pejabat Pemkab Kuningan, datang ke Cibingbin. Bupati dan rombongan malam itu, berkunjung ke beberapa desa di kecamatan itu melayat dan sekaligus menyerahkan uang santunan duka cita kepada keluarga korban tewas serta korban luka dari kejadian itu.

Di samping itu, sebelumnya Pemkab Kuningan atas perintah Aang Hamid Suganda, juga telah memasilitasi dan membiayai penuh pemulangan dan pemulasaraan jenazah korban tewas tersebut. Bahkan, menurut Aang, Pemkab Kuningan juga akan membantu biayai pengobatan dan peratawan terhadap warga Kuningan korban luka dari kecelakaan lalu lintas tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 20 orang warga dari beberapa desa di Kec. Cibingbin Kuningan, berikut sopir dan kernet mobil mikrobus elf E 7585 Y pengangkutnya, berangkat untuk mencari nafkah di Provinsi Bengkulu, Pulau Sumatera. Namun, dalam perjalanan menuju provinsi tersebut, mobil pembawa rombongan calon kuli bangunan dari Cibingbin itu, pada Jumat (14/9) siang jatuh ke jurang sedalam lebih kurang 75 meter, di Jalan Lintas Barat sekitar KM 320, Kec. Lemong, Lampung Barat Lampung.

Akibat kecelakaan tersebut, 9 orang di antara mereka meninggal dunia, 4 luka berat, dan 7 orang mengalami luka-luka ringan. Delapan di antara korban tewas kecelakaan tersebut, diantarkan ambulans dari Bengkulu dan tiba di Rumah Sakit Umum Daerah “45 Kuningan, Sabtu (15/9) menjelang tengah malam. Sementara, satu korban tewas di antaranya dibawa serta dimakamkan keluarga anaknya di Jambi.(A-91/A-147)***

sumber:pikiran0rakyat.com