Pelantikan Gubernur Sultan HB X Telan Rp 1,6 Milyar

by -2 views

foto:viva.co.id

Meski Sidang Paripurna Istimewa DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta belum menentukan agenda utama dan tempat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, namun, anggaran untuk pelantikkan telah disetujui dengan besaran Rp 1,6 milyar.

“Untuk anggaran kami sepakat anggaran yang digunakan untuk pelantikan mencapai Rp1,6 miyar,” kata Ketua Kimisi A DPRD DIY, Ahmad Subangi, Senin 17 September 2012.

Dengan anggaran sebesar itu, katanya cukup untuk memenuhi kebutuhan bagi 12 ribu tamu dan kebutuhan lainnya. “Prinsipnya berhemat dan ada pelaporan yang jelas tentang penggunaan anggaran,” ujarnya.

Ia menyatakan untuk lokasi sidang paripurna istimewa hingga saat ini belum ditentukan. Namun ada dua alternatif yaitu menggunakan kepatihan dan pagelaran keraton Yogyakarta.

“Korem 072 Pamungkas memberi dua alternatif, yaitu pagelaran keraton dann kepatihan. Namun untuk pagelaran keraton imej lebih pribadi karena milik keraton,” ujarnya.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Drajad Ruswandono kembali menambahkan, menurutnya, dua alternatif lokasi yang diusulkan oleh Korem 072 Pamungkas tersebut akan diberitahukan kepada Sekretariat Negara (Setneg). Nantinya, lanjut Drajad, Setneg lah yang akan menentukan tempat yang dipilih sebagai lokasi pelantikan dengan mempertimbangkan keamanan dan perkiraan jumlah undangan yang akan hadir.

“Untuk kepastiannya masih menunggu keputusan Setneg,” ujarnya.

Sementara itu terkait besarannya anggaran, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi DIY, Sigit Sapto Raharjo mengatakan, anggaran sebesar itu untuk memfasilitasi seluruh keperluan penyelenggaraan rapat paripurna keisitimewaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

“Jadi anggaran tersebut tidak hanya untuk pelantikannya saja,” ujarnya.

Dijelaskan lagi olehnya, anggaran itu juga untuk fasilitas pendukung, seperti konsumsi tamu VIP sekitar 1500 orang dan masyarakat umum sekitar 10 ribu. Fasilitas sarana dan prasarana pendukung, pengawalan dan pengamanan, akomodasi, publikasi, pelantikan pengurus PKK, dan lain-lain.

“Anggaran untuk konsumsi sendiri diperkirakan sekitar Rp 500 juta,” jelasnya.

Sementara itu, terkait tempat, menurutnya, terdapat kelemahan dan kelebihan masing-masing. Dikatakannya, dari segi pengamanan Kompleks Kepatihan lebih memungkinkan. Namun, jika di Kompleks Kepatihan tentunya harus menutup jalan Malioboro, sebab diperkirakan acara itu bakal dihadiri oleh sedikitnya 12.000 orang.

“Namun di manapun nanti keputusannya, segalanya, kami siap,” ujarnya.

sumber:viva.co.id