Bandung Dibanjiri Wisatawan, Setiap Akhir Tahun

by -4 views

20121230JBR2Beberapa objek wisata di Jabar dipenuhi ribuan pengunjung menjelang Tahun Baru 2013. Kemarin, wisata di Lembang, Bandung Barat (KBB), dipadati wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sejumlah hotel di Lembang pun penuh, karena sudah dipesan jauh-jauh hari sehingga wisatawan yang mendadak akan menyewa hotel terpaksa gigit jari karena tidak kebagian kamar. Berdasarkan pantauan di Taman Wisata Alam (TWA) Tangkubanparahu, kendaraan sudah menyemut dari mulai pintu masuk gerbang.Kendaraan didominasi mobil pribadi dan rombongan bus pariwisata. Mereka berwisata ke Tangkubanparahu dan Sari Ater Subang.

”Saya sudah pesan hotel sebulan lalu, kebetulan ambil cuti akhir tahun dan anak sekolah juga sedang libur. Jadi sekalian berwisata dan merayakan Tahun Baru di Bandung,” ujarTeguh Nugroho,41,wisatawan asal Semarang, Jawa Tengah. Menurut Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Tangkubanparahu, Putra Kaban, jumlah kunjungan wisatawan sejak sebelum Natal hingga jelang Tahun Baru terus meningkat. Kondisi ini diperkirakan terus berlanjut hingga berakhirnya libur anak sekolah pada 6 Januari 2013.”Rata-rata pengunjung yang datang dalam sehari mencapai 7.000 wisatawan baik lokal maupun luar,”ucapnya.

Di objek wisata Curug Cimahi Cisarua, KBB,walaupun jumlah kunjungan wisatawan meningkat, tapi tidak terlalu signifikan. Menurut Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Bagian Kesatuan Pengelola Hutan (BKPH) Lembang Eem Sulaeman, penyebabnya adalah faktor cuaca, dimana saat ini musim penghujan dan Curug Cimahi adalah wisata alam yang perlu dukungan cuaca sehingga wisatawan nyaman di tempat ini. Dia menyebutkan rata-rata kunjungan wisatawan mencapai 350 orang setiap harinya saat akhir pekan musim liburan. Sedangkan akhir pekan biasa,jumlah pengunjung ratarata hanya 100 orang per hari.

Dia optimistis pengunjung Curug Cimahi lebih dari 1.000 orang pada musim liburan ini. Akibat membeludaknya pengunjung Lembang menyebabkan jalan-jalan di kawasan ini padat. Untuk menghindari kemacetan, aparat kepolisian memberlakukan sistem buka tutup ruas jalan utama yakni pertigaan Jalan Panorama dan Jalan Grand Hotel yang merupakan pertemuan kendaraan dari Setiabudi,Kota Bandung dan Cikole. Pantauan di Cianjur, volume kendaraan di kawasan Cipanas- Puncak mulai padat.Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Sadewo mengatakan, hingga kemarin sore arus kendaraan mulai terjadi peningkatan.

”Mulai terjadi kepadatan hingga tadi malam dan diperkirakan besok (hari ini) kepadatan makin bertambah,”ujarnya. Meski padat,arus lalu lintas yang melintas wilayah Cipanas masih menggunakan dua jalur. Kepolisian terus mengantisipasi dengan melakukan pengawasan dan pengaturan arus kendaraan di setiap titik rawan atau normal.Arus lalu lintas di sekitar Cipanas-Puncak masih normal. Kendati di beberapa titik keramaian atau pusat perbelanjaan tampak berjejer kendaraan luar Cianjur.

Diketahui, pada 31 Desember 2012 jalur Puncak-Cianjur-Bogor akan ditutup bagi kendaraan pendatang dengan tujuan Puncak. Penutupan tersebut mulai diberlakukan pukul 18.00 WIB. Sementara itu, Polres Ciamis menetapkan kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis,menjadi titik kritis saat perayaan malam Tahun Baru. Kapolres Ciamis AKBP Witnu Urip Laksana mengatakan, saat pergantian tahun kawasan Pangandaran akan lebih padat dibanding kawasan alun-alun pusat kota Ciamis.

MenurutWitnu,Pangandaran akan menjadi tujuan wisatawan saat malam Tahun Baru, maka berbagai kemungkinan ancaman keamanan harus diantisipasi. ”Kami akan memberikan perhatian ekstra untuk Pangandaran,”ucapnya. Insiden yang perlu diwaspadai yaitu gangguan dan kecelakaan laut. adi haryanto/ricky susan/ ujang marmuksinudin

Sumber : seputar-indonesia.com