MENUJU JABAR 1 : Pilgub Jabar- Parpol Perketat Pengawasan di TPS

by -1 views

pilgub-jabarPartai politik akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk memenangkan calonnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat pada 24 Februari mendatang.

Adapun hal tersebut termasuk mengerahkan para saksi untuk mengawasi pencoblosan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Saksi dianggap sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jabar, Herlas Juniar mengatakan, paradigma yang berkembang kerap mengenyampingkan keberadaan saksi. Menurut dia,paradigma itu keliru.“ Pertarungan sesungguhnya kan nanti ada di TPS (tempat pemungutan suara) dan DPT (daftar pemilih tetap).

Oleh karena itu keberadaan saksi sungguh penting,” kata Herlas pada acara Training of Trainers(TOT) saksi pemilu untuk menyukseskan Pilgub Jabar di Wisma Bina Marga,Jalan LRE Martadinata, Kota Bandung, kemarin. Menurut dia, saksi merupakan aset penting bagi sebuah partai. Oleh karena itu, para saksi harus diberi pembekalan dan pembinaan sebagai upaya peningkatan kualitas. “Kita libatkan sebagai marketing kita dan juru kampanye kita untuk menawarkan program- program yang kita punya,” katanya.

Dengan adanya pelatihan saksi pemilu, pihaknya berharap mendapatkan saksi-saksi berkualitas. Partai Demokrat pun, kata Herlas, menjadikan TOT saksi pemilu sebagai program jangka panjang dalam upaya pemenangan setiap even politik yang dilakoni oleh partai ini. “Nantinya dari kader-kader DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang dilibatkan ini,akan mentransformasikan yang mereka dapat dari pelatihan ini ke ranting-ranting dan relawan saksi yang lain,”ujarnya.

Di tempat terpisah, acara yang sama pun digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).Ditemuidisela-salaacara TOTsaksipemiluPDIPKotaBandung, Ketua DPD PDIP Jabar,TB Hasanuddin mengatakan,TOT saksi kali ini merupakan TOT saksi pemilu yang digelar di kota terakhir dari 26 kota/kabupaten di Jabar.“Ini TOT putaran terakhir, kami bersyukur TOT telah diselesaikan sesuai target dan mereka sudah siap turun ke lapangan,” kataHasanuddin di Gedung Wanita,Jalan LRE Martadinata, Kota Bandung,kemarin.

Menurut Hasanuddin, selain bekerja sebagai saksi pemilu di TPS, mereka pun akan bekerja untuk terus menyosialisasikan pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki. Dalam pelatihan TOT saksi pemilu, kata dia, mereka dibekali materi berupa peran dan tugas pokok saksi, tata cara komplain, cara menghitung hingga membuat laporan perolehan suara.“Mereka menjadi ujung tombak saat penghitungan suara di TPS,”katanya. Hasanuddin mengatakan, meskipun pengamat dan sejumlah lembaga survei menyebutkan Pilgub Jabar berpotensi digelar dua putaran, namun dia menegaskan, berdasarkan perhitungannya,dia yakin Pilgub Jabar tetap akan berlangsung satu putaran.

“Tetap satu putaran,Paten leading di angka 38%,”katanya. Keyakinannya itu didasari tingkat elektabilitas Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki yang dari hari ke hari terus meningkat. “Coba saja lihat hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN), elektabilitas sudah mendekati Dede Yusuf dan terus mengejar.

Bayangkan, incumbent sudah sosialisasi sejak mereka pecah tiga bulan setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur dulu, sementara kami baru sosialisasi selama tiga bulan. Kami optimistis Paten (Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki) akan leading,”ujarnya. agung bakti sarasa

Sumber : seputar-indonesia.com