Jika Ingin Teratas, Petinggi Demokrat Harus Cerdas Kelola Konflik

by -5 views

091023_demokratfikri2copyPartai Demokrat rupanya sedang mendapat ujian, mulai dari banyaknya kader yang jadi tersangka kasus korupsi, sampai perseteruan di internal partai. Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, mengatakan masalah tersebut merupakan hal yang lumrah bagi partai politik.

“Hampir semua partai politik ada konflik, itu sudah lumrah, itu ada kepentingan,” kata Zuhro kepada detikcom, Sabtu (15/12/2012).

Dalam Parpol, lanjut Zuhro perbedaan pendapat dan ajang kontentasi merupakan keniscayaan. Masalahnya sekarang apakah partai sudah cukup matang dan bisa mengelola konflik.

“Membuat resolusi konflik yang dihadapi,” ucap Zuhro.

Menurut Zuhro, efektif atau tidaknya usaha Partai Demokrat (PD) dalam mengembalikan citra di masyarakat bisa dilihat hingga 2013 mendatang. Sebaiknya PD memperlihatkan kepengurusan yang tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat. Hal ini penting mengingat kontestasi Pemilihan Legistaif (Pileg) di dewan. Jika kader-kader yang dipasang menimbulkan keraguan maka bisa memberatkan PD sendiri di masa mendatang.

“Menang tidaknya kan ada di pileg, yang dijual itu seharusnya kader-kader yang bisa meyakinkan masyarakat. Sekarang masyarakat lebih kritis melihat siapa yang akan ditawarkan,” ujar Zuhro.

Zuhro menambahkan, pamor PD menurun sejak bendahara umumnya, Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK. Kemudian merambat ke rekannya sesama elit Demokrat.

“Startingnya kan Nazaruddin, ada korupsi di Menpora dan menetri itu menterinya dari Demokrat, kasus Angei dan Hartati,” ucap Zuhro.

Menurutnya, kader-kader tersebut tidak mewakili Demokrat yang dicitrakan santun dan cerdas. Sehingga dirasa kurang elok dan membuat pamor partai turun.

Sebelumnya diberitakan meski didera konflik, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakin partainya di tahun 2014 akan tetap menjadi partai papan atas.

SBY menyampaikan hal tersebut dalam silaturahmi nasional (silatnas) PD di Sentul, Bogor, Sabtu (15/12/2012) sore secara tertutup. Sekretaris Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum PD Carel Ticualu yang hadir di acara silatnas menceritakan hal tersebut.

“Pak SBY juga bilang Partai Demokrat harus tetap menjadi partai papan atas, itu jelas. Harus masuk 3 besar dan jadi pemenang pemilu 2014,” kata Carel kepada wartawan di Sentul, Bogor, Sabtu (15/12/2012).

(slm/rvk)