Menuju Jabar 1 : Hasil Survei Terbaru, Dede Yusuf Tetap Teratas

by -7 views

1744111-dede-janjikan-rumah-singgah-bagi-keluarga-pasien-620X310Menjelang puncak pelaksanaan pemilihan gubernur Jawa Barat 2013 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2013, kembali dilakukan survei atas lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di ajang itu.

Survei ini merupakan survei yang kedua yang dilakukan pada tangal 7-14 Februari 2013 di Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan (Unpas). Tahap pertama telah dilakukan pada tanggal 28 Januari-6 Februari 2013.

Berdasarkan hasil survei tersebut, pasangan calon Yusuf Macan Effendi – Lex Laksamana Zainal Lan mendapat persentase tertinggi dengan capaian 32,7 persen. Di belakangnya ada pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dengan 21,6 persen, lalu Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki dengan 15,9 persen. Kemudian disusul Irianto MS. Syafiyudin-Tatang Farhanul Hakim dengan14,6 persen dan Dikdik Maulan Arif Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib dengan 9,5 persen.

Hasil survei tersebut tidak jauh berbeda dengan survei yang dilakukan pada survei pertama. Tidak terdapat perubahan posisi peringkat pasangan calon, hanya saja tingkat persentase yang berubah, ada yang naik dan ada yang turun.

“Artinya, tertinggi masih dikuasai oleh Dede Yusuf – Lex dan terendah masih ditempati Dikdik – Toyib,” kata Ketua Tim Survei, Edy Kusnadi di Kampus Unpas, Bandung, Senin (18/2/2013).

Diberitakan sebelumnya, di dalam laporan hasil survei pertama Dede Yusuf Macan Efendi – Lex Laksamana Zainal Lan mendapat presentase tertinggi dengan capaian 31,2 persen.

Edy mengatakan, hasil survei tersebut dilakukan melalu metode penarikan sampel cluster random sampling yang meliputi seluruh wilayah Jawa Barat, dibagi enam zona survei. Jumlah sampel seluruhnya dari masing-masing zona ada sebanyak 1.400 orang terdiri dari responden di pedesaan 527, daerah transisi 450 dan perkotaan 420 dengan primary sampling unit (PSU) 10 persen dan margin of error sebesar 4,9 persen. “Setelah data cleaning, responden yang dapat dianalisis sebanyak 1.250 responden,” kata Edy.

Sumber + Foto : kompas