8 Besar Champions League, Dari Reuni Hingga Perang Bintang

by -5 views

uefaDrawing atau undian babak perempatfinal Champions League 2012/2013 telah usai digelar. Suka atau tidak, takdir telah menentukan lawan yang harus dihadapi oleh masing-masing tim. Duel 8 tim terbaik Eropa ini akan dipenuhi dengan nuansa reuni hingga perang bintang.

Menariknya, dalam drawing yang digelar di Nyon, Swiss, Jumat kemarin, tak mempertemukan tim-tim satu negara. Tiga wakil Liga Spanyol atau La Liga; Real Madrid, Barcelona dan Malaga tak harus saling bunuh. Begitu juga dengan dua seteru abadi Liga Jerman atau Bundesliga, Bayern Munich dan Borussia Dortmund.

Malaga akan bertemu Borussia Dortmund, Real Madrid akan mencoba melewati hadangan raksasa Turki Galatasaray. Sedangkan dua tiket semifinal lainnya akan diperebutkan Bayern Munich kontra Juventus dan dua tim bertabur bintang, Paris Saint-Germain versus Barcelona.

Malaga vs Borussia Dortmund
Malaga telah mencatat sejarah. Untuk kali pertama, Malaga berhasil mencapai babak perempatfinal Champions League. Sebelumnya, Malaga juga telah sukses membuat kejutan dengan menjadi tim pertama yang memastikan lolos ke babak 16 besar. Tim yang dimotori pemain muda Spanyol, Isco ini layak menyandang status tim kuda hitam.

Namun berbicara pengalaman, Dortmund tentu sedikit lebih diunggulkan dibanding skuad Manuel Pellegrini. Hal itu juga terbukti dengan suka cita yang diperlihatkan kubu Dortmund lewat Direktur olahraganya, Michael Zorc. “Kami dapat hidup dengan hasil undian ini,” kata Zorc seperti dilansir irishtimes.

“Setidaknya hasil ini lebih baik dibanding bila kami bertemu Barcelona, Real Madrid, atau Bayern Munich.” Dortmund sendiri juga telah lama tak merasakan babak semifinal Champions League. Jawara Bundesliga ini terakhir kali mencapai babak semifinal pada 1997.

Namun sikap waspada tetap ditunjukkan pelatih Dortmund, Juergen Klopp. “Borussia Dortmund dan Malaga adalah dua tim yang sudah mengejutkan dengan penampilan mereka di Champions League musim ini,” ungkap Klopp.

“Jadi satu hal yang pasti adalah akan ada sebuah tim kejutan di semifinal. Bagaimana cara mereka mengeliminasi Porto memperlihatkan bahwa mereka memiliki banyak kualitas di skuad mereka,” lanjut Klopp.

Real Madrid vs Galatasaray
Saat hasil undian menunjuk Galatasaray sebagai lawan, para petinggi Madrid yang hadir di Nyon tampak sumringah. Maklum, El Clasico melawan rival abadinya Barcelona dipastikan tak digelar lebih awal.

Namun, sang entrenador Madrid, Jose Mourinho cukup sadar Galatasaray tetap berpotensi menjadi mimpi buruk. Menganggap remeh, ambisi Los Blancos mengejar gelar ke-10 atau La Decima siap melayang.

Kekhawatiran Mourinho sangat beralasan. Pasalnya, ia sangat mengenal kekuatan Galatasaray yang kini diperkuat beberapa mantan anak asuhnya. Mourinho akan menggelar reuni dengan Didier Drogba yang pernah menjadi striker andalannya di Chelsea. Begitu juga dengan Wesley Sneijder yang pernah menjadi kreator ulungnya saat membawa Inter Milan meraih gelar treble pada 2010.

“Teman seumur hidup,” kata Drogba menyebut hubungannya dengan Mourinho. Tak hanya itu, kedekatan keduanya juga ditunjukkan dengan dipilihnya Mourinho sebagai penulis pengantar buku autobiografi striker timnas Pantai Gading ini. Mourinho juga menyebutkan nama Drogba sebagai pemain yang paling diinginkannya saat pertama kali menukangi Chelsea.

Kedekatan yang serupa juga ditunjukkan Sneijder. “Jika saya cepat nyaman di Inter itu karena sosok Mourinho. Dia dan saya sama, kami punya pemikiran yang sama dan kami ingin membuktikan dengan cara yang sama pula. Dia dapat menjadi seperti ayah dan dalam sepakbola dia punya syarat sebagai ayah bagai saya,” kata Sneijder mengenai sosok Mourinho.

Tak menganggap remeh klub asal Turki ini juga ditunjukkan Direktur Madrid, Emilio Butragueno. “Tidak ada laga yang mudah. Galatasaray punya laju bagus, memainkan sepakbola yang bagus jadi tentu saja duel ini akan sulit dan kami tak boleh meremehkan mereka.”

Paris Saint-Germain vs Barcelona
Selain diwarnai nuansa reuni, kedua tim kini juga menyandang status tim bertabur bintang. Zlatan Ibrahimovic yang dipastikan harus absen di leg pertama akan kembali menghadapi bekas timnya. Tak hanya itu, duel ini juga akan menjadi medan perang bagi dua pesohor si kulit bundar, Lionel Messi di kubu Barca dan David Beckham di kubu PSG. Keduanya terakhir bertemu saat laga persahabatan antara Barca melawan LA Galaxy pada 2009.

Di atas kertas, Barcelona boleh sedikit diunggulkan. Hal itu juga disadari Direktur Olahraga PSG, Leonardo yang tanpa sungkan menganggap ini akan menjadi pertandingan tersulit. “Ini bukan karena apa yang mereka lakukan pada pekan ini (mengalahkan Milan), tapi karena apa yang sudah mereka raih di sebelumnya,” kata Leonardo.

“Ini tidak akan mudah, namun toh tidak ada undian yang mudah. Yang jelas PSG layak menjadi bagian dari sebuah pesta besar,” lanjut Leonardo yang sempat menjadi pemain dan pelatih AC Milan.

Ya, Barcelona memang menjadi tim yang paling ingin dihindari semua tim. Tak heran jika status “musuh bersama” kini melekat pada Lionel Messi dan kawan-kawan. Dalam satu dekade ini, Barcelona selalu menjadi favorit juara dalam perebutan trofi Si Kuping Besar.

Bayern Munich vs Juventus
Laga ini paling sulit diprediksi. Sebelum laga babak 16 besar usai digelar, Bayern Munich digadang-gadang akan menjadi favorit juara. Sebaliknya, Juventus dianggap masih perlu waktu untuk menantang tim-tim terbaik Eropa. Namun, kekalahan FC Hollywood di leg 2 saat bersua Arsenal ditambah penampilan gemilang Juventus dari fase grup hingga sukses menghancurkan Glasgow Celtic di babak 16 besar mengubah segalanya.

Ancaman dari Juventus itu juga diwaspadai gelandang Munich, Toni Kroos. Ia mengaku tak senang harus berjumpa Juventus. Kross melihat Juventus adalah tim kuat yang dibuktikan dengan sukses menyingkirkan juara bertahan Chelsea pada fase penyisihan grup. Bahkan, Kroos tanpa ragu menyebut Juventus sebagai lawan terkuat setelah Barcelona.

“Juventus menyingkirkan Chelsea dari Champions League. Jadi saya pikir mereka adalah lawan terberat kami, setelah Barcelona,” kata Kroos dikutip UEFA.com, Jumat, 15 Maret 2013. “Kami harus menang dan tidak kebobolan di leg pertama. Saya lihat Arturo Vidal akan menjadi kunci permainan Juventus nanti,” lanjut Kroos saat ditanya mengenai pemain kunci Juventus.

Duel FC Hollywood kontra Si Nyonya Tua juga tak lepas dengan nuansa reuni. Allenatore Juve, Antonio Conte akan menggelar reuni dengan pelatih Munich, Jupp Heynckes. Conte merupakan gelandang Heynckes saat melatih Real Madrid mencapai final Champions League 1998 silam.

Nah, siapakah yang akan merebut empat tiket semifinal? Semua masih akan ditentukan lewat laga kandang dan tandang. Babak 8 besar leg 1 akan dipentaskan pada 2 dan 3 April 2013. Sedangkan leg 2 pada 9 dan 10 April 2013.

Sumber : viva.co.id